Nostalgia Hari Ini: Persik Beri Pelajaran Semifinalis Piala Dunia

Football5Star.com – Hari ini, 12 April bertepatan dengan aksi gemilang Persik Kediri di pentas Liga Champions Asia. Pada 2007 silam, mereka menunjukkan sengatannya dan memberikan pelajaran kepada klub Australia, Sydney FC.

Hal itu terjadi pada Liga Champions Asia 2007 lalu. Persik Kediri saat itu memang masuk ke dalam grup neraka. Mereka bergabung bersama Urawa Red Diamond, Sydney FC, dan Shanghai Shenhua di Grup E.

Macan Putih, julukan Persik, memang memulai Grup E dengan kurang baik. Mereka saat itu dibantai tiga gol tanpa balas oleh Urawa Red Diamond di Saitama Stadium.

Akan tetapi, Persik Kediri yang kala itu diperkuat pemain seperti Ronald Fagundez, Danilo Fernando, Erol FX Iba, Budi Sudarsono, hingga Kurnia Sandy, bangkit pada pertandingan kedua. Mereka berhasil menang di laga kedua melawan Shanghai Shenhua. Saat itu, gol Bertha Yuana menjadi penentu.

Nah, pada partai ketiga Macan Putih berhasil melanjutkan performa positifnya. Pada 12 April 2007, mereka berhasil menang 2-1 atas Sydney FC melalui gol Aris Budi Prasetyo dan Budi Sudarsono. Ini menjadi pelajaran buat Sydney FC. Sebab, mereka sebenarnya sempat unggul gol cepat melalui Steve Corica saat laga baru berjalan delapan menit di Stadion Manahan kala itu.

Meski memang saat itu Sydney FC harus bermain dengan 10 orang setelah Zadkovic menerima kartu kuning keduanya lantaran melanggara Bertha Yuana Putra. Tapi tetap saja, kemenangan ini langsung menjadi sorotan. Apalagi pada laga sebelumnya, klub Australia itu mampu menahan Urawa Reds Diamonds di Jepang. Mereka jua berstatus semifinalis Piala Dunia Antar-klub pada 2005 silam.

Gagal Pertahankan Momentum

Dalam laga kandang selanjutnya, Persik jua menunjukkan keangkerannya. Gantian menjamu Urawa Reds, mereka sukses menahan imbang klub Jepang itu. Kala itu skor 3-3 berakhir di Stadion Mahanan setelah dua gol Cristian Gonzales, dan Budi Sudarsono dibalas tiga gol Urawa via Shinji Ono, Robson Ponte, dan Yuki Abe.

Akan tetapi, sayangnya Persik Kediri gagal memanfaatkan momentum kala itu. Kekalahan 0-3 di markas Sydney FC, dan 0-6 di kandang Shanghai Shenhua, membuat mereka hanya mampu finis di urutan ketiga klasemen Grup E.

Meski demikian, kemenangan Persik atas Sydney FC 12 April 2007 silam masih dikenang. Sebab, hal itu kian mempererat hubungan Indonesia dan Australia.

Duta Besar Australia untuk Indonesia kala itu, Bill Farmer menyampaikan penghargaannya atas sambutan hangat yang diberikan kepada Sydney FC di Solo. Bermain bersama dalam pertandingan olahraga adalah kesempatan baik untuk membangun persahabatan antara rakyat kedua negara kita,” kata Dubes Farmer dalam laman resmi Indonesia Embassy.

“Manajemen Klub Sepakbola Sydney telah meminta saya untuk menyampaikan penghargaannya yang khusus kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Persik Kediri, Persis Solo sebagai panitia penyelenggara dan Pemerintah Indonesia,” lanjut dia.

The post Nostalgia Hari Ini: Persik Beri Pelajaran Semifinalis Piala Dunia appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.