Calon Sekjen PSSI Pernah Tersangkut Tindak Pidana Korupsi

Football5Star.com – Eddy Sofyan belakangan disebut-sebut bakal menjadi Sekjen PSSI. Tapi, banyak yang mempertanyakan kredibilitasnya yang sempat jadi tersangka tindak pidana korupsi.

PSSI memang sudah menunjuk Yunus Nusi sebagai Sekjen. Tapi sifatnya masih sebatas Pelaksana Tugas (Plt). Tentunya, PSSI bisa saja mencari sosok yang tetap untuk mengisi jabatan tersebut.

Nah, belakangan nama Eddy Sofyan muncul. DIa disebut-sebut masuk bursa calon Sekjen PSSI untuk menggantikan Ratu Tisha yang sebelumnya mengundurkan diri.

Dok. Bolanet

Akan tetapi sayangnya, Eddy pernah tersangkut korupsi kasus pengadaan 60 unit bus Patas AC Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD), yang dibiayai PT Jamsostek senilai Rp33,2 miliar. Bahkan, dia mendapatkan vonis 10 tahun penjara.

“Harus dibicarakan dahulu, dan didiskusikan dengan Exco PSSI. Banyak calon ya. Semuanya sama,” ungkap Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam pesan singkat kepada wartawan.

Selain Eddy Sofyan, beberapa nama memang muncul ke permukaan. Publik sempat mendorong beberapa perempuan, seperti Liana Tasno dan Wakil Presiden Madura United, Annisa Zhafarina Qosasi yang benar-benar memiliki latar belakang sepak bola.

The post Calon Sekjen PSSI Pernah Tersangkut Tindak Pidana Korupsi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Yunus Nusi Plt Sekjen PSSI

Football5star.com, Indonesia – PSSI resmi menunjuk Yunus Nusi sebagai plt sekjen gantikan Ratu Tisha yang mengundurkan diri, Senin (20/4/2020).

“Kami memilih Yunus Nusi sebagai pelaksana tugas Sekjen mulai hari Senin 20 April ini. Seluruh Exco PSSI sudah menyetujui penunjukkannya,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

“Dengan pengalaman dia di sepakbola, organisasi, dan kemampuannya, sangat pantas jika saya memilih Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen. Dia akan menjadi Plt Sekjen hingga terpilihnya Sekjen yang definitif nantinya,” tambahnya.

Sosok Yunus Nusi seperti yang disampaikan oleh Ketum PSSI memang bukan orang baru di sepak bola Indonesia. Berikut 5 fakta Yunus Nusi, Plt Sekjen PSSI yang pasti kamu gak tahu:

Pierre Njanka dan Persisam Samarinda

Pria asal Gorontalo ini mengawali jejaknya di sepak bola Indonesia bersama klub Persisam Samarinda pada 2009 lalu. Ia kala itu menjabat sebagai direktur bisnis. Yunus Nusi berperan saat Persisam merekrut mantan pemain timnas Kamerun, Pierre Njanka pada 2012 lalu.

antara

“Semuanya sudah dipersiapkan. Pada dasarnya kedua belah pihak sudah sepakat, tinggal penandatanganan kontrak,” kata Direktur Bisnis Persisam, Yunus Nusi saat itu. “Rencananya Njanka akan kita duetkan dengan Luc Owana Zoa di lini belakang. Tapi itu nanti bagaimana keputusan pelatih.”

Yunus pada 2012 juga berperan mendatangkan pelatih Misha Radovic, eks pelatih Pelita Jaya gantikan Daniel Roekito. “Misha sudah akan memimpin tim ketika laga derby melawan Mitra Kukar. Pengalamannya bersama Pelita Jaya sangat diharapkan, dia direkomendasikan oleh orang di Jakarta.” kata presiden direktur Persisam saat itu, Harbiansyah Hanafiah.

Terlibat di konflik PSSI 2011

Yunus juga tercatat sempat masuk dalam pusaran konflik PSSI 2011. Saat itu, ia menjadi salah satu pendukung George Toisutta dan Arifin Panigoro menjadi Ketua Umum PSSI dan wakilnya.

Dukungan itu disampaikan Yunus untuk menggeser kepengurusan lama yang diketuai Nurdin Halid pada waktu itu. Yunus Nusi kerap melontarkan kritik keras kepada kepengurusan PSSI pusat kala itu mengatasnamakan aspirasi sepak bola dari Kalimantan Timur.

Pada 2013, ia kemudian terpilih menjadi Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur. Jabatan ini juga ia emban di periode 2017 hingga saat ini sebelum ditetapkan jadi plt sekjen PSSI. Ia juga menjadi anggota Exco PSSI pada 2017.

Karier di politik

Selain aktif di sepak bola, Yunus juga memiliki latar belakang politik. Jabatan plt misalnya juga pernah ia emban di karier politiknya. Pada 2015, ia ditunjuk menjadi plt , DPD II Partai Golkar Kota Samarinda. Penjukkan Yunus Nusi menggantikan Jafar Abdul Gaffar, berdasarkan rapat pleno dan keputusan pimpinan DPD I Partai Golkar Kaltim.

Pada 2017, namanya sempat dimajukan oleh PPP untuk maju sebagai walikota Gorontalo. Pada 2019, namanya kembali diusung sebagai calon bupati Pohuwato.

“Mungkin setelah Munas saya akan ke Pohuwato untuk bertemu langsung dengan masyarakat sana. Kita lihat saja nanti,” jawab Yunus saat itu.

Kiprah di olahraga lain dan organisasi kepemudaan

Selain sepak bola, Yunus juga tercatat pernah menjadi Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia Kaltim pada 2001-2009, pengurus KONI Kaltim 2006-2014, dan Sekretaris Bidang Pertandingan PB PON Kaltim 2008.

Pada tahun 2007, ia resmi terpilih menjadi ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kaltim periode 2007-2010 pada musprov Pemuda XI di tarakan. Pada Musprov XII tahun 2010 di Samarinda, Yunus kembali menjadi ketua KNPI kaltim untuk periode 2010-201. Ia juga sempat ditunjuk menjadi ketua MPI (Majelis Pemuda Indonesia) Kaltim.

Kritik Persib dan APPI

Pada 2016, nama Yunus Nusi jadi sorotan bagi suporter Persib Bandung, bobotoh. Hal ini lantaran dirinya menyampaikan kritik keras kepada tim Maung Bandung yang tak mengikui Piala Gubernur Kaltim.

Yunus kala itu mengaku kesal dengan keputusan manajemen Persib. Ia yang menjabat sebagai Wakil Ketua Panitia Piala Gubernur Kaltim ini bahkan menyindir Maung Bandung lewat lagu penyanyi pop Syahrini: “Maju, Mundur, Maju, Mundur”.

wartakota

“Sebenarnya itu hanya gurauan sekaligus keseriusan saya, karena sikap manajemen Persib yang tidak profesional. Saya pernah mengatakan Persib seperti lagu Syahrini, karena memang benar kondisinya seperti itu,” ujar Yunus seperti dikutip Football5star.com dari bolasport

Menurut Yunus, bahwa dirinya sebenarnya sudah mendapat jaminan dari Umuh Muchtar bahwa Persib akan ikut di ajang Piala Gubernur Kaltim.

“Maka saya bilang waktu itu pada media massa bahwa manajemen Persib setuju tapi pelatihnya enggak mau. Oh, saya mengerti kalau Dejan Antonic itu penakut. Dejan pelatih yang takut kalah,” tutur Yunus.

Tidak hanya Persib, Yunus pun sempat sampaikan kritik keras kepada Asosiasi Pesepak Bola Profe­sional Indonesia (APPI) yang mengajak para pemain memboikot tur­na­men-turnamen seperti Piala Gubernur Kaltim.

“APPI tidak bisa tiba-tiba mengeluarkan imbauan se­per­ti itu. Mereka harus berpi­kir jernih dan bijak bagai­mana ikut menyelesaikan konflik sepak bola ini.”

“Kita tahu Ponaryo Astaman dan Bambang Pamungkas telah menikmati gerlapnya kehidupan dari sepak bola. Lalu, bagaimana dengan pe­main-pemainmuda seperti Bayu Gatra, Rizky Pellu, dan kawan-kawannya yang sedang meniti karier dan ingin mera­sakan hasil latihan bertahun-tahun?” ucap Yunus kepada harianhaluan.

The post Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Yunus Nusi Plt Sekjen PSSI appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Sosok Kuat Pengganti Ratu Tisha Sebagai Sekjen PSSI Buka Suara

Football5Star.com – Sosok kuat pengganti Ratu Tisha sebagai Sekjen PSSI akhirnya mulai buka suara. Ialah Yunus Nusi yang mengaku sangat siap bila dipercaya mengemban tugas tersebut.

Seperti diketahui, saat ini posisi Sekjen PSSI memang tengah kosong usai ditinggalkan Ratu Tisha. Sebab, beberapa hari lalu, eks founder Labbola itu secara resmi telah menanggalkan jabatannya.

Beberapa kandidat mulai muncul ke permukaan. Tapi, paling kuat ialah Yunus Nusi, yang saat ini juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI.

“Semua anggota Exco harus bersedia dan siap apabila diputuskan untuk menjadi Plt sekjen. Karena pada umumnya, anggota Exco sudah tahu seluk beluk persepak bolaan dan tugas kesekjenan,” ujar Yunus Nusi.

Jawa Pos

Yunus NUsi sudah mengenal olahraga sejak 2001 lalu kala menjadi Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia Kaltim. Dia jua pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis Persisam Samarinda dari 2009 hingga 2014. Yunus jua saat ini menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur.

“Pekerjaan sekjen PSSI bagi kalangan anggota Exco bukan tugas berat. Yang berat itu justru tanggung jawabnya,” papar dia.

Akan tetapi, Yunus Nusi jua belum tahu kapan suksesor Ratu Tisha diumumkan. “Soal Plt sekjen, Ketua PSSI yang punya kewenangan. Akan diumumkan dalam waktu dekat. Tunggu saja,” tutup dia.
The post Sosok Kuat Pengganti Ratu Tisha Sebagai Sekjen PSSI Buka Suara appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Sosok Pengganti Ratu Tisha Sebagai Sekjen PSSI Mulai Bocor

Football5Star.com – Direktur Madura United, Haruna Soemitro, mulai membocorkan calon pengganti Ratu Tisha Destria sebagai Sekjen PSSI. Menurutnya Yunus Nusi menjadi kandidat kuat menjadi Plt Sekjen untuk mengisi kekosongan.

Seperti diketahui, saat ini posisi Sekjen PSSI memang tengah kosong usai ditinggalkan Ratu Tisha. Sebab, beberapa hari lalu, eks founder Labbola itu secara resmi telah menanggalkan jabatannya.

Beberapa kandidat mulai muncul ke permukaan. Tapi, paling kuat ialah Yunus Nusi, yang saat ini juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI.

“Bisa saja benar Yunus Nusi jadi Plt, karena sesuai jobdesk komite tetap, yunus itu bidang sepak bola/keorganisasian. Jadi mungkin Ketum (Mochamad Iriawan) ingin lebih memfungsikan pak Yunus sebagai gugus tugas keorganisasian sampai ada sekjen definitif,” kata Haruna saat dihubungi oleh wartawan.

Haruna menambahkan kalau nantinya Plt Sekjen PSSI akan ditentukan melalui rapat Komite Eksekutif. Tapi, pria yang saat ini jua menjabat sebagai anggota Exco itu belum tahu kapan rapat itu digelar.

“Pasti akan ada rapat Exco, nantinya rapat tersebut akan membahas soal Plt Sekjen, termasuk sekaligus pemberhentian Ratu Tisha dari jabatan Sekjen,” pungkas Haruna Soemitro.

The post Sosok Pengganti Ratu Tisha Sebagai Sekjen PSSI Mulai Bocor appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Doa dan Kesedihan Mengiringi Kepergian Ratu Tisha

Football5star.com Indonesia – Ratu Tisha Destria memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI. Doa dan kesedihan lantas mengiringi kepergian Ratu Tisha dari induk organisasi sepak bola nasional itu.

Keputusan mundur Ratu Tisha disampaikan melalui surat terbuka di akun Instagram pribadinya @ratu.tisha pada Senin (13/4/2020). Sontak, pernyataan tersebut membuat para penggemar sepak bola Indonesia di Instagram terkejut.

Pssi.org

Pasalnya, Ratu Tisha dianggap punya kontribusi besar terhadap perkembangan sepak bola dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir. Tak cuma kaget, warganet pun bertanya-tanya alasan mundurnya Ratu Tisha dari PSSI.

Dalam surat terbukanya, Ratu Tisha tak memaparkan alasannya. Tak ayal, banyak yang kebingungan dengan keputusan mendadak tersebut. Apalagi, Ratu Tisha merupakan figur yang berjasa atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Ditambah lagi, dalam surat terbuka yang juga disampaikan melalui rekaman suaranya, terdengar nada kesedihan. Terutama pada kalimat terakhir yang diucapkannya, “Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more”.

Alhasil, warganet yang memenuhi kolom komentar langsung menyuarakan doa untuk kesuksesan dalam karier Ratu Tisha berikutnya. Beragam kesedihan pun tertuang dalam untaian kata-kata yang disampaikan para penggemar sepak bola Indonesia.

View this post on Instagram ⁣Dear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI.⠀ ⠀ Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017. ⠀ ⠀ Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20. Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini. Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha. Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: “hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more. ———– Because we love football,⠀ RT A post shared by Ratu Tisha (@ratu.tisha) on Apr 13, 2020 at 3:04am PDT

Berikut rangkuman doa dan kesedihan dalam komentar-komentar di Instagram Ratu Tisha:

@pssi.pers: Bu sekjen, tetap semangat. Semoga masih ada ruang untuk kita berdiskusi, membicarakan bagaimana pentingnya menjaga harapan untuk perubahan

@kurniawanqana: Terima kasih untuk dedikasinya untuk sepak bola Indonesia selama ini bu..sukses untuk ibu di manapun ibu @ratu.tisha berada .

@estilestari1: Whatever had happened , whatever it might be, I am proud to say one woman was a Secretary General in Indonesia , we might have our differences but what we do for Indonesian football is not for a faint of heart. All the best for your future endeavors .

@nilamgc: Terimakasih ibu Ratu sudah menghidupkan kembali sepakbola putri berikut women referee nya semoga Allah membalas semua kebaikan ibu dan sepakbola Indonesia bisa semakin maju .

@pssijateng: Semoga jalan yg anda lewati selalu cerah. Semoga kesuksesan mengikuti kemana anda melangkah. Jangan pernah berhenti mengabdi, dan mencintai Sepakbola. Terimakasih banyak Ibu Sekjen @ratu.tisha atas semua dedikasi dan pencapaian yg luar biasa selama ini. Sampai kapanpun tetap menjadi keluarga. GBU #FootballFamily #KitaGaruda.

@nikoanggari: Sedih juga denger kabar ini. entah gejolak apa ditubuh pzzi,tp yg jelas terima kasih sudah berusaha membikin sepakbola dinegri ini lebih maju. Queen sepakbola indonesia.

View this post on Instagram Ratu Tisha pamit ? kira-kira kenapa ya sobat bola.. Nanti malam kita bakal kupas tuntas di Live Streaming Youtube football5star yaa, inget jam 19:00 WIB. Eitsssss ga ketinggalan ada hadiahnya juga loh, ga cuma nonton doang, tapi kalian bisa dapet Informasi dan hadiah.. . #f5s #football5star #livestreaming #ratutisha #pssi A post shared by Football5star (@football5star) on Apr 14, 2020 at 3:27am PDT

@priyanto166: Kenap ibu ratu tisha mundur dr pssi ? Apa sebenarnya yg terjadi? PSSI masih sangat membutuhkan sosok ibu yg sangat profesional bekerja di saat PSSI sulitpun ibu menyelamatkan PSSI , knp skrg ibu mundur dr PSSI?.

@hanzbenyamin: Neng Tisha mngkn merasa Kerja Kerasnya tdk dihargai oleh Pihak Tertentu, yg sabar ya neng.. insyaaAllah ntr Neng bs dpt yg lebih baik lg & We Love Football too..Ganbatte neng tisha.

@sandiyuansah: Baru kali ini gw sedih denger pengurus PSSI mengundurkan diri.. Rasanya masih banyak yang perlu dibenahi sama ibu Tisha.. Love you bu.. Sepakbola Indonesia bangga pernah punya orang hebat kaya ibu.. .

@alcasidy: Kok gw sedih ya …@ratu.tisha is the best. PSSI JANCUK..

@riosetyamanah: Respect atas keputusan yg sudah anda ambil. Saya pribadi meng apresiasi kerja keras dan upaya anda utk memperbaiki persepakbolaan tanah air.

@davidherdian: Selalu semangat buat @ratu.tisha semoga sukses slalu karir nya terimakasih atas semua sumbangsi nya buat kemajuan persepakbola indonesia .

The post Doa dan Kesedihan Mengiringi Kepergian Ratu Tisha appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Miliki Pengalaman, Papat Yunisal Layak Jadi Sekjen PSSI?

Football5star.com, Indonesia – Legenda sepak bola wanita Indonesia, Papat Yunisal mengaku bahwa dirinya saat ini tengah fokus di dunia pendidikan. Hal itu ia utarakan ketika disinggung andai dirinya ditunjuk sebagai pengganti Ratu Tisha sebagai sekjen PSSI.

“Untuk saat ini pekerjaan saya fokus sebagai dosen dan juga mengajar sepak bola di STKIP Pasundan, Cimahi,” ucap Papat kepada Football5star.com, Selasa (14/4/2020).

“Saya fokus ke dunia pendidikan dan mengembangkan sepak bola, termasuk sepak bola wanita bisa dilakukan dari berbagai sisi. Pendidikan dan sosialisasi sepak bola wanita itu penting,” kata Papat

Dokumentasi Pribadi Papat Yunisal

Meskipun dirinya tak lagi menjadi anggota Exco PSSI, Papat mengaku bahwa saat ini dirinya masih fokus untuk mengembangkan sepak bola wanita.

“Sejak 2011, saya bersama sejumlah rekan-rekan baik di PSSI atau di luar PSSI bekerjasama dengan salah satu NGO untuk sepak bola wanita di Indonesia,”

“Langkah saya tidak pernah berhenti untuk sepak bola wanita,” katanya.

Menurut Papat, dirinya tak mempermasalahkan jika nantinya pengganti Ratu Tisha ialah seorang wanita lagi. Selama itu untuk kebaikan sepak bola Indonesia, Papat mengaku setuju. “Selama itu yang terbaik untuk Sepak bola kita.
” ucapnya.

Yang terpenting kata Papat, pengganti Tisha sebagai sekjen harus memiliki sejumlah kriteria. Salah satunya memiliki kemampua manajerial yang baik.

“Pengganti Ratu Tisha pastinya harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, bisa bekerjasama dengan setiap stakeholder sepak bola sesuai dengan amanah yang diembannya, terbuka dan memiliki intergritas,” papar Papat.

Membicarakan sepak bola wanita Indonesia, tidak lengkap rasanya jika tak membahas sosok satu ini, Papat Yunisal. Dapat dikatakan bahwa ia adalah ratu sepak bola wanita Tanah Air.

Lahir di Subang pada 11 Juni 1963, Papat Yunisal sejak kecil memang sudah akrab dengan dunia olahraga. Sang ayah, Otman Atmo sempat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) tingkat mahasiswa.

Ia pun mendapat gelar lisensi B AFC, gelar yang sangat sedikit bisa diraih oleh mantan pesepak bola wanita. Kemampuan akademik Papat di bidang olahraga juga mendapat pengakuan dari banyak tokoh sepak bola, salah satunya dari Emral Abus.

Disertasi S3 Papat mengenai Asian Games 2018 dinilai mantan pelatih Persib Bandung itu salah satu disertasi terbaik. Karenanya Papat sangat menekankan para pesepak bola wanita juga mengejar bidang akademik.

The post Miliki Pengalaman, Papat Yunisal Layak Jadi Sekjen PSSI? appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Sosok Pengganti Ratu Tisha Wajib Miliki Kriteria Seperti Ini

Football5star.com, Indonesia – Mantan anggota Exco PSSI yang juga legenda sepak bola wanita Indonesia, Papat Yunisal buka suara terkait pengunduran diri sekretaris jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha.

Menurut Papat Yunisal, sebagai sekjen wanita pertama PSSI, Ratu Tisha adalah sosok yang hebat. Karenanya keputusan untuk mundur sebagai sekjen PSSI harus dihormati semua pihak.

dokumentasi pribadi

“Menurut saya, dia wanita yang hebat, sebagai wanita pertama yang menjadi sekjen PSSI. Kita harus hormati keputusannya,” kata Papat kepada Football5star.com, Selasa (14/4/2020).

Dikatakan oleh Papat, bahwa bukan tugas mudah untuk menjadi sekjen PSSI. “Karena memang tak gampang untuk menjalankan organisasi,” ucap Papat.

Disinggung soal sosok pengganti Ratu Tisha, apakah harus seorang wanita lagi. Papat menyebut bahwa jika memang itu yang terbaik untuk sepak bola Indonesia, mengapa tidak. “Selama itu yang yang terbaik untuk sepak bola kita,”

Namun Papat menegaskan bahwa menjadi sekjen PSSI haruslah seseorang yang memiliki kemampuan manajerial yang sangat baik. Itu menjadi poin penting yang harus dimiliki pengganti Ratu Tisha sebagai sekjen PSSI.

“Pengganti Tisha pastinya memiliki kemampuan manajerial yang baik, bisa bekerjasama dengan setiap stakeholder sepak bola sesuai dengan amanah yang diembannya, terbuka dan memiliki intergritas,” papar Papat.

Ratu Tisha Destria secara resmi mengumumkan telah mundur dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. “Dear friends, hari ini, Senin 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI,” tulis Ratu Tisha soal dirinya mundur dalam Instagram pribadinya.

The post Sosok Pengganti Ratu Tisha Wajib Miliki Kriteria Seperti Ini appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.