Orang-Orang di PT LIB Harusnya Cuma yang Mengerti Sepak Bola

Football5Star.com – Polemik yang menghantui PT Liga Indonesia Baru (LIB) membuat Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, buka suara. Dia menyebut kalau memang seharusnya LIB diisi orang-orang sepak bola.

Seperti diketahui, PT LIB mendapatkan sorotan karena isu konflik internal. Hal tersebut setelah Cucu Somantri disebut menunjuk putranya, Pradana Aditya sebagai General Manager, meski nyatanya sudah dibantah.

Nazaruddin Dek Gam sendiri berkomentar soal isu tersebut. Dia ingin LIB harus segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) agar isu itu tak terus begulir. Dia jua saran kalau di LIB harusnya memang diisi oleh orang-orang sepak bola saja.

“Kalau dia latar belakangnya bukan sepak bola, lalu tiba-tiba menjadi seorang pengurus yang masuk di tengah jalan saya pikir ya kami selaku pemegang saham ya sedikit kecewalah, kenapa gak diberitahukan kepada kami,” ungkap Nazaruddin saat dihubungi wartawan.

Klub-klub, lanjut Nazaruddin, sebagai pemegang saham sudah seharusnya diajak diskusi. “Jangan asal masuk-masuk gitu aja, enggak boleh, kami punya hak untuk berbicara,” sambung dia.

“Dalam sepak bola itu tidak boleh ada nepotisme karena ini kan menyangkut dengan sponsor. Bagaimana sponsor bisa percaya kalau ada sanak keluarga disitu, profesionalismenya di mana, kecuali si anak tersebut punya klub bola, itu lain,” tutup dia.
The post Orang-Orang di PT LIB Harusnya Cuma yang Mengerti Sepak Bola appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Mayoritas Klub Ingin Liga 1 2020 Dihentikan Saja

Football5Star.com – Mayoritas klub-klub Liga 1 2020 meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menghentikan kompetisi. Beberapa hal menjadi pertimbangan, seperti mepetnya waktu yang dirasa sudah tak memungkinkan.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 akan dihentikan andai pemerintah melanjutkan status darurat bencana pada 29 Mei mendatang. PT LIB sendiri sudah meminta pendapat dari para klub-klub soal kelangsungan kompetisi musim ini.

Direktur operasional LIB, Sudjarno, membeberkan kalau klub sudah memberikan responsnya. Rata-rata klub ingin kompetisi musim ini lebih baik disudahi saja.

“Banyak klub Liga 1 dan 2 yang saya lihat di email, rata-rata kasih masukan bagus untuk ke depan. Usulannya lebih dominan soal kompetisi PSSI yang memutuskannya,” ungkap Sudjarno saat dihubungi wartawan.

“Terkait kelanjutan kompetisi mayoritas mereka (klub Liga 1 dan 2 2020) menyarankan dihentikan. Tapi kalau ada sisa waktu diharapkan menggelar turnamen,” lanjut dia.

PSSI sendiri kabarnya akan menggelar turnamen pengganti bila kompetisi berhenti. Rencananya turnamen itu akan digelar pada September yang diharapkan pandemi virus COVID-19 sudah mereda.

“Nanti kami akan meneruskan saran dari para klub kepada PSSI. Karena baru kemarin surat-surat itu masuk ke kami. Soal turnamen penggati PSSI yang menentukannya, bisa jadi dikelola PSSI sendiri atau diberi mandat ke PT LIB,” tutup dia.

The post Mayoritas Klub Ingin Liga 1 2020 Dihentikan Saja appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Dua Hal Ini Harus Diperhatikan LIB Soal Masa Depan Kompetisi

Football5Star.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus memperhatikan paling tidak dua hal untuk memutuskan masa depan kompetisi, yakni soal hukum dan finansial. Dua hal itu harus dipenuhi karena saat ini masa-masa sulit.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 akan dihentikan andai pemerintah melanjutkan status darurat bencana pada 29 Mei mendatang. Bila pemerintah memperpanjangnya, maka kompetisi akan diberhentikan secara total.

Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade, menyebut kalau pada masa-masa krusial itu, LIB tak bisa sembarangan memutuskan. Terutama, yang disorotnya adalah finansial.

“Kalau untuk memutuskan itu hukum dan finansial, sekarang usaha mana yang bisa recovery cepat, lah kalau jasa lama juga. Rumah makan cepat karena orang butuh makan. Apa semua sponsornya bisnis seperti itu?” kata Gede Widiade.

Soal hukum jua menurut Gede harus dipikirkan. Tapi yang jelas menurutnya, semua itu berhulu kepada finansial. Dia berharap harus dipikirkan secara mayang.

“Ini pemikiran kita secara normal saja. Hotel tutup sekarang. Apa turis datang? Butuh waktu, Tapi kalau retail, minuman, makanan, transportasi, cepat. Jadi kalau menurut saya putuskan setelah melihat, mempertimbangkan dua keadaan, hukum dan finansial,” lanjut dia.

“Kalau saya sepak bola harus berjalan, bagaimana caranya terserah tapi tak bisa tanpa penonton. Contoh berhenti bikin turnamen, silakan. Ini kepiawaian PSSI dan LIB dituntut apa btul mereka mengerti bola, apakah betul mereka mengerti bisnis bola, dan binsis murni,” pungkas dia.
The post Dua Hal Ini Harus Diperhatikan LIB Soal Masa Depan Kompetisi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Dahulu Klub Bayar Gaji 25 Persen Tinggal Merem, Sekarang Sulit

Football5Star.com – Pada masa-masa seperti ini, sebenarnya klub membayar gaji 25 persen sangat sulit berbeda dengan sebelumnya. Hal itulah yang disuarakan oleh Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Permasalahan virus corona COVID-19 memang berdampak nyata buat sepak bola. Bukan cuma menunda sampai menghentikan kompetisi, tapi dampaknya sudah meluas ke ekonomi para klub-klub di dunia, termasuk Indonesia.

Gede mengaku salut dengan keputusan PSSI yang sudah jauh-jauh hari memberikan patokan gaji buat pemain. Karena hal itu merupakan landasan hukum untuk klub agar tak jadi masalah pada kemudian hari.

“Ini (PSSI) mulai bagus sebenarnya etika berorganisasi, seperti kemarin PSSI beri putusan gaji 25 persen itu bagus, karena kalau enggak ada itu enggak ada pegangan hukum, klub ini hukum, karena perjanjian pemain dengan klub. Kalau enggak ada, mati kita,” ungkap Gede Widiade.

“PSSI sebelumnya jarang yang seperti jaman sekarang ini, proaktif. Apa gak sulit bayar 25 persen zaman sekarang? Kalau zaman aman ya merem 25 persen, sekarang sulit,” lanjut dia.

Sekarang, lanjut Gede, usaha mana yang bisa dengan cepat membangun kembali. Kalau rumah makan, mungkin cepat. Tapi kalau jasa akan sangat sulit bangkit.

“Kalau kaya saya Indika, batubara siapa yang butuh? Gitu. Ini pemikiran kita secara nromal saja. Hotel tutup sekarang, apa turis datang? Butuh waktu, Tapi kalau retail, minuman, makanan, transportasi, cepat,” pungkas Gede.

The post Dahulu Klub Bayar Gaji 25 Persen Tinggal Merem, Sekarang Sulit appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

LIB Harus Panggil Owner Klub Bukan Manajer untuk Bahas Kompetisi

Football5Star.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus memanggil pemilik klub bukan manajer untuk membahas masa depan kompetisi, seperti saat ini. Sebab, pemilik klub-lah yang nantinya akan dimintai tanggung jawab bila ada masalah seperti saat ini.

Seperti diketahui, belakangan memang kompetisi Indonesia masih belum menemui titik terang di tengah efek pandemi virus corona. Nah, LIB harus meminta pendapat para klub untuk menentukan langkah selanjutnya.

Akan tetapi nantinya kalau ada rapat-rapat, harus pemilik klub yang diundang bukan manajer. Hal tersebut yang disuarakan oleh Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Indra/F5S

“Sekarang waktunya yang bicara sama PT LIB itu owner jangan eksekutif atau manajer, owner yang punya tanggung jawab. Jangan sampai menyesal manajernya ngomong, nanti ownernya gak tahu repot,” ungkap Gede Widiade kepada wartawan.

Gede menambahkan kalau sebenarnya memang Owner yang berhak dalam membuat keputusan soal sikap dari klub. Tapi memang dalam perjalanannya, owner bisa menunjuk perwakilan tapi harus satu paham dalam keputusannya.

“Karena ini yang dituntut owner sama pemain, jangan nanti beri kuasa ke manajer tapi pada waktu ribut, lari kan kasihan. Untuk yang seperti ini putuskan mengundang owner untuk memberi masukan. Bisa saja nanti owner menunjuk kepada corporate secretary, GM, tapi tertulis, dan putusannya harus mencerminkan putusan klub, jangan sudah diputuskan ribut,” pungkas Gede.

The post LIB Harus Panggil Owner Klub Bukan Manajer untuk Bahas Kompetisi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Umuh Muchtar Siap Pasang Badan Untuk Ketum PSSI

Football5Star.com – Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, siap memasang badan untuk Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. Dia tak mau masalah yang belakangan ini ramah malah disusupi orang tak bertanggung jawab untuk memanas-manaskan situasi.

Seperti diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendapatkan sorotan karena isu konflik internal. Hal tersebut setelah Cucu Somantri disebut menunjuk putranya, Pradana Aditya sebagai General Manager, meski nyatanya sudah dibantah.

Hal ini, menurut Umuh sudah seharusnya tak usah dibesar-besarkan. Karena hal itu tentunya akan merembet ke hal-hal lain. Lebih baik fokus menyelesaikan soal masa depan kompetisi.

“Sekarang menurut saya kegaduhan ini disudahi. Selesaikan dulu masalah internal di PT LIB. Nanti ramai-ramai lagi, saya bingung kapan selesainya,” kata Umuh.

PSSI.org

“Intinya ribut-ribut ada keinginan sendiri gitu kan, jangan sebut-sebut nama. Jadi jangan sampai digiring-giring lah,” tambah dia.

Pria berusia 71 tahun ini juga tak ingin masalah ini membuat Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan terkena imbasnya. Apalagi dia melihat saat ini PSSI sudah semakin baik di bawah kepemimpinan Iwan Bule sapaan karib Mochamad Iriawan.

“Pokoknya, kalau ada yang sampai mau menggoyang Ketua Umum PSSI, Umuh Muchtar maju paling awal untuk pasang badan. Jangan ada orang-orang yang berkepentingan, malah nanti menyeret nama Ketua Umum,” bilang Umuh.

“Saya akan maju bertanggung jawab bila ada pihak-pihak yang mengaitkannya, karena dari awal saya yang memberi saran sekaligus yang mendorong beliau menjadi Ketua Umum PSSI,” tutup Umuh Muchtar.

The post Umuh Muchtar Siap Pasang Badan Untuk Ketum PSSI appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

PT LIB Bakal Kaji Usulan Lima Pergantian Pemain di Liga 1

Football5Star.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal mengkaji usulan FIFA untuk melakukan lima pergantian pemain di Liga 1. Mereka akan mempelajari dahulu bagaimana ketentuannya bila sudah disahkan FIFA.

Seperti diketahui, FIFA sebelumnya berencana untuk membolehkan tiap tim melakukan pergantian pemain sebanyak lima kali dalam sebuah pertandingan. Hal itu bisa diterapkan usai pandemi virus corona COVID-19 berakhir.

Tentunya, LIB selaku operator akan melakukan pengkajian terlebih dahulu soal penerapan lima pergantian pemain di liga 1 bila sudah disahkan FIFA. Sebenarnya, di Indonesia melakukan pergantian pemain lebih dari tiga kali sudah dipraktekkan pada turnamen-turnamen pramusim.

“Kalau sudah ada keputusan, kami akan mempelajari dahulu. Misalnya memang keharusan tentu kami akan mengikutinya,” ujar Direktur PT LIB, Sudjarno seperti dikutip dari Antara.

FIFA sendiri mengusulkan hal itu karena sadar bakal ada jadwal yang padat usai pandemi corona. Proposal itu jua sudah diajukan ke Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), yang tugasnya mengatur Aturan Pertandingan.

“Nanti PSSI yang menjabarkannya dalam regulasi,” pungkas Sudjarno.

Kendati begitu, FIFA menyebut kalau pergantian lima pemain dalam satu laga tak akan berlaku selamanya. Aturan ini bisa diterapkan paling tidak hanya sampai 31 Desember tahun depan, saat kompetisi-kompetisi dunia mulai kembali.

The post PT LIB Bakal Kaji Usulan Lima Pergantian Pemain di Liga 1 appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Tuntutan Agar PT LIB Gelar RUPS Kian Kencang

Football5Star.com – Tuntutan agar PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kian kencang. Kali ini disuarakan oleh Direktur Madura United, Haruna Soemitro.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belakangan tengah disorot oleh masyarakat sepak bola Indonesia. Bukan tanpa sebab, Dirut LIB, Cucu Somantri disebut-sebut menunjuk anaknya, Pradana Aditya sebagai General Manager di LIB.

Meski belakangan Cucu membantahnya, tapi kisruh internal kabarnya tengah ada dalam tubuh LIB. Menggelar RUPS, menurut Direktur Madura United, Haruna Soemitro, menjadi salah satu jalan menyelesaikan konflik ini meski fokusnya untuk masa depan kompetisi.

“RUPS luar biasa itu memang jadi tumpuan klub tapi caranya dalam rangka untuk meminta PT LIB menjelaskan rencana bisnis, bukan masalah yang terjadi di PT LIB sekarang,” ungkap Haruna saat dihubungi wartawan.

Saat ini, LIB memang harus memperjelas nasib kelanjutan kompetisi yang ditunda. Hal itu harus menjadi konsentrasi utama, ketimbang meributkan masalah-masalah internal.

“Memang ada tuntutan dari klub agar PT LIB segera menggelar RUPS luar biasa untuk memastikan rencana bisnis kalau kompetisi ini berhenti seperti apa, kalau berlanjut bagaimana. Dua hal itu saja yang menjadi bagain konsen klub hari ini,” tutup Haruna.
The post Tuntutan Agar PT LIB Gelar RUPS Kian Kencang appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

PSBB Bukan Lockdown, Liga 1 2020 Harusnya Tak Bisa Dihentikan

Football5Star.com – Pemerintah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebenarnya tak bisa menghentikan Liga 1 2020 karena bukan lockdown. Hal itu yang diutarakan oleh Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan dihentikan andai pemerintah melanjutkan status darurat bencana pada 29 Mei mendatang. Ada opsi lain yang kabarnya tengah digodok bila kompetisi akan tetap dilanjutkan, yakni format baru atau turnamen.

Presiden Persiba, Gede Widiade, menyebut kalau kompetisi sebenarnya tak bisa dihentikan karena tak ada hukum dari PSBB. Terkecuali pemerintah menerapkan lockdown yang bisa bikin PSSI menerapkan kondisi kahar untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 2020.

“Sebelum lanjut apa berhenti dilihat. Dasarnya hukum sama finansial. Hukum saja masih semilockdown PSBB kan tak bisa,” ungkap Gede Widiade kepada wartawan di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2020).

Indra/F5S

“Lalu finansial siapa yang mampu dalam keadaan seperti ini. LIB masih mampu enggak menyelesaikan keadaan seperti ini dengan subsidinya, sponsor, tiketing dan owner,” sambung eks Dirut Persija Jakarta itu.

Kondisi seperti ini jelas sangat susah karena PT IB juga sebagai operator akan sulit memenuhi pembayaran 100 persen, terlebih sponsor. Pemilik klub jua harus berpikir ekstra keras.

“Sekarang owner mana yang masih mampu, saya saja sudah engap-engapan. Seluruh usaha saya 99 persen tutup. Jadi, sekaeang waktunya yang bicara sama LIB itu owner jangan eksekutif, owner yang punya tanggung jawab. Jangan sampai menyesal manajernya ngomong, nanti ownernya gak tahu repot,” pungkas Gede.

The post PSBB Bukan Lockdown, Liga 1 2020 Harusnya Tak Bisa Dihentikan appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Isu Nepotisme Jangan Digiring ke Arah KLB PSSI Lagi

Football5Star.com – Isu nepotisme yang mengelilingi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) jangan malah digoreng dengan bumbu lain. Hal itu dilontarkan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, yang heran dengan situasi terkini.

Saat ini, PSSI dan PT LIB memang tengah diterpa isu miring. PSSI kabarnya melakukan nepotisme dan akan menunjuk Maaike Ira Puspita yang notabene adik ipar Mochamad Iriawan sebagai Sekjen PSSI meski akhirnya Yunus Nusi yang jadi Plt.

Lalu, PT LIB jua disorot karena Cucu Somantri dikabarkan menunjuk anaknya, Pradana Aditya sebagai General Manager di LIB. Hal ini, menurut Umuh Muchtar, sebenarnya masalah yang tak perlu dibesar-besarkan.

“Ya makanya ini dijelekkan, itu dijelekkan, nanti larinya KLB lagi, enggak kelar-kelar, KLB kan gak sedikit biayanya, bahaya nanti,” ungkap Umuh Muchtar kepada Football5Star.com.

Ada baiknya semua orang, lanjut Umuh, menahan diri. Apalagi, selain tengah dalam masa pandemi virus corona, masyarakat di Indonesia sedang menjalankan ibadah Puasa.

“Ya itu harus intropeksi lagi yah. Kalau ada yang berkeinginan lagi, nanti ada yang cari hidup di bola, tak ada pekerjaan lain, bahaya. Kalau ada orang tak jelas cuma cari keuntungan pribadi, bahaya,” tutup Umuh Muchtar.

Cucu Somantri sendiri sebelumnya sempat membantah adanya nepotisme di tubuh PT LIB. Dirinya berkilah kalau susunan direksi LIB yang beredar salah.

The post Isu Nepotisme Jangan Digiring ke Arah KLB PSSI Lagi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.