Orang-Orang di PT LIB Harusnya Cuma yang Mengerti Sepak Bola

Football5Star.com – Polemik yang menghantui PT Liga Indonesia Baru (LIB) membuat Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, buka suara. Dia menyebut kalau memang seharusnya LIB diisi orang-orang sepak bola.

Seperti diketahui, PT LIB mendapatkan sorotan karena isu konflik internal. Hal tersebut setelah Cucu Somantri disebut menunjuk putranya, Pradana Aditya sebagai General Manager, meski nyatanya sudah dibantah.

Nazaruddin Dek Gam sendiri berkomentar soal isu tersebut. Dia ingin LIB harus segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) agar isu itu tak terus begulir. Dia jua saran kalau di LIB harusnya memang diisi oleh orang-orang sepak bola saja.

“Kalau dia latar belakangnya bukan sepak bola, lalu tiba-tiba menjadi seorang pengurus yang masuk di tengah jalan saya pikir ya kami selaku pemegang saham ya sedikit kecewalah, kenapa gak diberitahukan kepada kami,” ungkap Nazaruddin saat dihubungi wartawan.

Klub-klub, lanjut Nazaruddin, sebagai pemegang saham sudah seharusnya diajak diskusi. “Jangan asal masuk-masuk gitu aja, enggak boleh, kami punya hak untuk berbicara,” sambung dia.

“Dalam sepak bola itu tidak boleh ada nepotisme karena ini kan menyangkut dengan sponsor. Bagaimana sponsor bisa percaya kalau ada sanak keluarga disitu, profesionalismenya di mana, kecuali si anak tersebut punya klub bola, itu lain,” tutup dia.
The post Orang-Orang di PT LIB Harusnya Cuma yang Mengerti Sepak Bola appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Duo Asing Persiraja Akhirnya Mudik ke Brasil

Football5star.com, Indonesia – Pemain asing Persiraja asal Brasil, Vanderlei Francisco dan Bruno Dybal, sudah tiba di kampung halaman masing-masing usai penerbangan jauh dari Banda Aceh.

Bruno Dybal yang sebelumnya bermain di klub Liga Thailand ini memilih pulang ke Brasil karena belum ada kejelasan mengenai kompetisi. Pemain 26 tahun ini pulang pada awal-awal Ramadan bersama istri dan anak perempuannya.

“Saya sudah sampai di Brasil, di sini kondisinya juga tidak baik, semua hanya di rumah saja. Saya berharap kompetisi segera bergulir lagi,” kata Dybal di situs Liga Indonesia.

@persirajaupdate

Sesampai di Brasil, pemain kelahiran Sao Paulo ini mengaku dirinya memilih untuk karantina di rumah dan berlatih ringan di sekitar rumah. “Karantina di rumah, tidak keluar kecuali penting sekali, tentu bagus untuk keluarga,” timpalnya.

Hal yang sama juga sudah lebih dulu dilakukan Vanderlei, striker Persiraja ini langsung kembali ke Brasil satu pekan setelah kompetisi diumumkan jeda.

Bukan tanpa alasan, saat itu memilih langsung pulang ke negeri samba karena istrinya baru melahirkan anak pertama. Setelah satu bulan lebih berada di Brasil, Vanderlei mengaku sudah tidak sabar untuk merumput kembali bersama Persiraja.

Persiraja sendiri merupakan klub promosi dari Liga 2 musim lalu. Pada musim ini, Persiraja baru memainkan tiga pertandingan di Liga 1. Mereka meraih satu kemenangan, dua kali imbang dan berada di posisi tujuh.

The post Duo Asing Persiraja Akhirnya Mudik ke Brasil appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Samir Ayass: Gaji di Indonesia Lebih Baik dari Klub Bugiaria!

Football5Star.com – Gelandang baru Persiraja Banda Aceh, Samir Ayass, bercerita awal mula mau memutuskan berkarier di indonesia. Dia mengaku kalau sudah sejak awal langsung mengiyakan ada tawaran dari Indonesia yang diakui gajinya lebih baik.

Ini memang jadi kali pertama Samir Ayass berkompetisi di Asia Tenggara, terutama Indonesia. Sebelumnya, dia hanya bermain di Bulgaria sampai 2017. Lalu, dia sempat hijrah ke Lebanon memperkat Al Ahed, sebelum kembali ke Bulgaria lagi bersama Dunnav Ruse.

Ayass memang lahir di Bulgaria. Dia bahkan sempat membela Timnas U-21 Bulgaria. Tapi, semejak 2017 dia mengubah status kewarganegaraannya menjadi Lebanon. Dia sudah memiliki 13 caps di sana.

“Saya sudah di sini sejak Februari. Seorang manajer menelepon saya dan memberi tahu saya tentang tawaran Persiraja. Proposal itu sangat bagus dan saya menerimanya,” cerita Samir Ayass kepada Media Bulgaria Blitzbg.

Liga-Indonesia.id

“Saya senang bisa bermain di Indonesia. Liga tidak lemah. Banyak orang asing juga bermain di sini, termasuk orang Brasil dan Inggris,” sambung dia.

Bahkan, Samir Ayass mengaku kalau gaji di Persiraja lebih baik daripada di Bulgaria. Hal ini yang menjadi salah satu latar belakangnya menerima pinangan Persiraja.

“Bekerja secara profesional, bayarannya berkali-kali lebih baik daripada tim yang pernah saya kunjungi di Bulgaria. Bahkan di beberapa klub di Bulgaria, saya bermain tanpa uang, tetapi saya tetap melakukannya dengan keinginan besar, karena sepak bola adalah cinta saya,” tutup dia.

The post Samir Ayass: Gaji di Indonesia Lebih Baik dari Klub Bugiaria! appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Samir Ayass: Gaji di Indonesia Lebih Baik dari Bulgaria!

Football5Star.com – Gelandang baru Persiraja Banda Aceh, Samir Ayass, bercerita awal mula mau memutuskan berkarier di indonesia. Dia mengaku kalau sudah sejak awal langsung mengiyakan ada tawaran dari Indonesia yang diakui gajinya lebih baik.

Ini memang jadi kali pertama Samir Ayass berkompetisi di Asia Tenggara, terutama Indonesia. Sebelumnya, dia hanya bermain di Bulgaria sampai 2017. Lalu, dia sempat hijrah ke Lebanon memperkat Al Ahed, sebelum kembali ke Bulgaria lagi bersama Dunnav Ruse.

Ayass memang lahir di Bulgaria. Dia bahkan sempat membela Timnas U-21 Bulgaria. Tapi, semejak 2017 dia mengubah status kewarganegaraannya menjadi Lebanon. Dia sudah memiliki 13 caps di sana.

“Saya sudah di sini sejak Februari. Seorang manajer menelepon saya dan memberi tahu saya tentang tawaran Persiraja. Proposal itu sangat bagus dan saya menerimanya,” cerita Samir Ayass kepada Media Bulgaria Blitzbg.

Liga-Indonesia.id

“Saya senang bisa bermain di Indonesia. Liga tidak lemah. Banyak orang asing juga bermain di sini, termasuk orang Brasil dan Inggris,” sambung dia.

Bahkan, Samir Ayass mengaku kalau gaji di Persiraja lebih baik daripada di Bulgaria. Hal ini yang menjadi salah satu latar belakangnya menerima pinangan Persiraja.

“Bekerja secara profesional, bayarannya berkali-kali lebih baik daripada tim yang pernah saya kunjungi di Bulgaria. Bahkan di beberapa klub di Bulgaria, saya bermain tanpa uang, tetapi saya tetap melakukannya dengan keinginan besar, karena sepak bola adalah cinta saya,” tutup dia.

The post Samir Ayass: Gaji di Indonesia Lebih Baik dari Bulgaria! appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Kisruh Internal PT LIB Jangan Disikapi Secara Berlebihan

Football5Star.com – Kisruh internal yang terjadi di PT Liga Indonesia Baru (LIB) membuat Persiraja Banda Aceh ikut buka suara. Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, menyebut kalau polemik ini jangan dianggap secara berlebihan.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belakangan tengah disorot oleh suporter Indonesia. Bukan tanpa sebab, Dirut LIB, Cucu Somantri disebut-sebut menunjuk anaknya, Pradana Aditya sebagai General Manager di LIB.

Meski belakangan Cucu membantahnya, tapi kisruh internal kabarnya tengah ada dalam tubuh LIB. Tapi, Rahmat Djailani mendinginkan suasana dengan menyebut kalau polemik ini jangan dibesar-besrkan.

“Saya tidak melihat ini kisruh yang besar dan kami juga tidak ingin mencampuri internal PT LIB. Kami dengar ada kisruh ketika pak Cucu mengangkat anaknya menjadi general manajer, tapi kami tidak mau berlebihan,” kata Rahmat saat dihubungi wartawan.

Menurut Rahmat, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) jua bukan jalan yang utama menyelesaikan konflik ini. Betul, RUPS bakal jadi jalan keluar, tapi bukan yang harus diutamakan.

“Kalau memang mau diselesaikan lewat RUPS, ya, silakan saja, tapi dalam situasi ini kami menunggu dan melihat saja. Saya yakin bapak-bapak di sana bisa menyelesaikan dengan baik. RUPS saya pikir jalan terakhir,” papar dia.

Ketimbang meributkan masalah internal, Rahmat mengajak semuanya untuk bersatu di tengah pandemi virus corona yang membuat kompetisi ditunda. “Saya pikir itu langkah terakhir dan jika bisa ditempuh dengan cara lain bakal lebih bagus. Kita butuh persatuan dan kekompakan untuk saat ini,” pungkas dia.

The post Kisruh Internal PT LIB Jangan Disikapi Secara Berlebihan appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.