Naluri Buas Marko Simic di Depan Gawang Mirip Cristiano Ronaldo

Football5Star.com – Naluri buas striker Persija Jakarta, Marko Simic disetarakan dengan Cristiano Ronaldo. Simic dengan bintang Juventus itu disebut sama-sama sangat berbahaya ketika berada di depan gawang lawan.

Pujian itu dilonarkan oleh rekan setimnya, Otavio Dutra. Bek naturalisasi itu menyebut kalau Simic memang harus mendapat perhatian khusus oleh para bek lawan, terutama ketika berada di depan gawang.

Mendapatkan peluang sekecil apapun, Simic, kata Dutra, bakal memaksimalkannya. Makanya tak salah kalau striker asal Kroasia itu salah satu striker terbaik sejak era Liga 1.

“Walaupun baru tiga tahun berkarier di Indonesia, Simic menjadi salah satu striker berbahaya di Indonesia. Salah satu kelebihannya ia mampu memanfaatkan peluang di depan gawang dengan baik. Ketika ada tiga peluang itu pastinya dua diantaranya bisa menjadi gol,” puji Otavio Dutra dalam Youtube resmi Persija.

Ervan Satrio/F5S

Semenjak datang ke Persija, penampilan Simic sangat apik. Dia telah mencetak 47 gol dalam 64 pertandingan untuk tim di kompetisi resmi. Tak cuma itu, dia jua beberapa kali menjadi pencetak gol terbanyak pada beberapa ajang.

“Dia sangat kuat saat pegang bola, ditambah lagi dia mempunyai tendangan luar bisa. Selain itu, keunggulannya lainnya dia memiliki jumping header seperti Cristiano Ronaldo,” papar dia.

Makanya tak salah kalau Marko Simic, disebut Dutra, punya semua atribut untuk menjadi pencetak gol terbanyak di Indonesia. “Tentunya dengan kemampuan itu semua, ia layak menyandang top skor liga 1 musim lalu,” tutup dia.

The post Naluri Buas Marko Simic di Depan Gawang Mirip Cristiano Ronaldo appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Setim dengan Dida, Otavio Dutra Cerita Pernah Hadapi Ricardo Kaka

Football5Star.com – Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra, mengaku pernah satu tim dengan kiper legendaris Brasil, Dida. Bahkan, dia saat muda jua pernah menghadapi Ricardo Kaka di klub Brasil.

Dutra memang tercatat pernah membela beberapa klub besar Brasil pada masa mudanya. Dia pernah masuk ke Juventus-SP yang terkenal dengan akademinya pada 2000-2001. Lalu, dia jua sempat direkrut klub raksasa Brasil, Corinthians.

Nah, saat membela Corinthians ini Dutra memiliki banyak pengalaman. Dia mengaku beberapa kali dipromosikan ke tim senior yang masih diperkuat oleh Dida saat itu.

“Saya main d Juventus 5 bulan saja, karena dalam turnamen main sekitar 9 pertandingan tapi sudah 3 gol. Corinthians lihat saya punya potensi jadi mereka langsung pilih saya, lalu main di sana 4 tahun,” ungkap Otavio Dutra dalam Youtube resmi Persija.

Persija

“Saya pernah saat berusia 17 tahun selalu ditarik ke tim senior Corinthians. Saya pernah main bersama Dida, Vampeta dan beberapa lainnya,” sambung Dutra.

Kala memperkuat Corinthians, bek naturalisasi itu berkesempatan menghadapi beberapa pemain tenar. Mulai dari Robinho, hingga Ricardo Kaka.

“Saya beberapa kali lawan Kaka, Robinho. Saat itu waktu usia masih 17 kami selalu bertemu, Robinho di Santos, Kaka di Sao Paolo, selalu ada. Jadi saya senang bisa ketemu banyak pemain bitang, sekarang lihat mereka di tim besar,” pungkas Otavio Dutra.
The post Setim dengan Dida, Otavio Dutra Cerita Pernah Hadapi Ricardo Kaka appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Setim dengan Dida, Otavio Dutra Cerita Pernah Hadapi Kaka

Football5Star.com – Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra, mengaku pernah satu tim dengan kiper legendaris Brasil, Dida. Bahkan, dia saat muda jua pernah menghadapi Kaka di klub Brasil.

Dutra memang tercatat pernah membela beberapa klub besar Brasil pada masa mudanya. Dia pernah masuk ke Juventus-SP yang terkenal dengan akademinya pada 2000-2001. Lalu, dia jua sempat direkrut klub raksasa Brasil, Corinthians.

Nah, saat membela Corinthians ini Dutra memiliki banyak pengalaman. Dia mengaku beberapa kali dipromosikan ke tim senior yang masih diperkuat oleh Dida saat itu.

“Saya main d Juventus 5 bulan saja, karena dalam turnamen main sekitar 9 pertandingan tapi sudah 3 gol. Corinthians lihat saya punya potensi jadi mereka langsung pilih saya, lalu main di sana 4 tahun,” ungkap Otavio Dutra dalam Youtube resmi Persija.

Persija

“Saya pernah saat berusia 17 tahun selalu ditarik ke tim senior Corinthians. Saya pernah main bersama Dida, Vampeta dan beberapa lainnya,” sambung Dutra.

Kala memperkuat Corinthians, bek naturalisasi itu berkesempatan menghadapi beberapa pemain tenar. Mulai dari Robinho, hingga Ricardo Kaka.

“Saya beberapa kali lawan Kaka, Robinho. Saat itu waktu usia masih 17 kami selalu bertemu, Robinho di Santos, Kaka di Sao Paolo, selalu ada. Jadi saya senang bisa ketemu banyak pemain bitang, sekarang lihat mereka di tim besar,” pungkas Otavio Dutra.
The post Setim dengan Dida, Otavio Dutra Cerita Pernah Hadapi Kaka appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Otavio Dutra: Bek yang Pilih Saya, Bukan Sebaliknya

Football5Star.com – Pemain Persija Jakarta, Otavio Dutra, mengaku kalau sejak awal sebenarnya tak berencana main di posisi bek. Tapi tiba-tiba ada satu waktu dirinya bermain di posisi tersebut dan langsung nyaman.

Dutra terkenal sebagai salah satu bek tangguh di Indonesia. Sejak datang 2010 lalu, sejumlah klub besar diperkuatnya, semisal Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Gresik United, Bhayangkara FC, hingga Persija.

AKan tetapi nyatanya sejak awal, pemain 36 tahun itu tak berposisi sebagai bek. Dia mengaku lebih senang bermain menyerang, seperti gelandang, hingga sayap.

“Bek yang pilih saya bukan sebaliknya. Sebelumnya saya main di beberapa posisi, saya bebas suka taoi tak suka bek dan kiper. Saya suka ke depan, striker, sayap, gelandang bertahan, playmaker, bek kanan kiri, tapi bek tengah tidak,” cerita Otavio Dutra dalam Youtube resmi Persija.

Persija/Instagram

Jadi, sebelum masuk klub Dutra sempat menjajal futsal. Saat berkumpul dengan teman-teman di kampungnya, mereka bermain bersama-sama tiap hari. “Waktu itu tak ada bek. Teman yang biasa main bek tak datang, lalu semuanya tak mau,” sambung dia.

“Jadi, saya mengajukan diri supaya mulai. Saat saya jadi bek, saya langsung suka. Wah ini cocok buat saya, saya tinggi juga, passing bagus, bisa main dari bawah. Waktu itu kan sepak bola tak seperti sekarang, dulu bek maunya kasar lalu ke depan,” papar Otavio Dutra.

Kendati begitu, Dutra dinilai teman-temannya malah bermain rapih dalam bertahan. Kala itu, Dutra main tak buru-buru membuang bola ke depan.

“Teman-teman lihat saya beda, saya tak main shooting, tak kasar. Jadi setelah itu teman-teman bilang saya bagus main di bek. Saya akhirnya suka dan akhirnya tahu bagaimana oper ke depan, bangun permainan dari bawah, karena pernah main di gelandang atau playmaker jadi saya tahu bagaiman kasih bola ke teman,” tutup Otavio Dutra.

The post Otavio Dutra: Bek yang Pilih Saya, Bukan Sebaliknya appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Otavio Dutra Menaruh Harapan Besar pada Era Baru PSSI

Football5Star.com – Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra, menaruh harapan besar pada era baru PSSI di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan. Dia yakin Iriawan bisa memikul beban membawa Indonesia kembali ke pentas dunia.

Minggu, 19 April 2020, PSSI berulang tahun ke-90. Beragam perjalanan dilalui oleh organisasi sepak bola tercinta ini. Mochamad Iriawan sendiri menjadi ketum ke-18 yang terpilih dengan keunggulan telak akhir tahun lalu.

Beberapa gebrakan sudah dilakukan oleh pria yang karib disapa Iwan Bule itu. Salah satu yang mencolok ialah memutus kontrak Simon McMenemy dan menunjuk Shin Tae-yong unutk membenahi Timnas Indonesia.

Persija

Harapan besar jua terucap dari Otavio Dutra. Bek naturalisasi itu berharap PSSI di bawah kepemimpinan Iwan Bule bisa mengembalikan sepak bola Indonesia mengerikan di pentas dunia.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada PSSI. Tentu, seluruh masyarakat berharap PSSI bisa lebih maju dan berprestasi setiap tahun,” ungkap Dutra saat dihubungi Football5Star.com.

Dia berharap masalah-masalah tahun-tahun sebelumnya harus bisa dibenahi. Apalagi, PSSI saat ini mulai berbenah. Selain soal timnas, kompetisi sebenarnya sudah mulai digelar dengan jadwal terbaik sebelum akhirnya pandemi virus corona datang.

“KIta semua harus selalu optimistis dengan era baru sepak bola INdonesia, terlebih di bawah era baru PSSI saat ini,” pungkas pemain yang juga pernah membela Persebaya Surabaya itu.

The post Otavio Dutra Menaruh Harapan Besar pada Era Baru PSSI appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.