Mahmoud Eid Baru Berbuka Puasa Jam 10 Malam di Negaranya

Football5Star.com – Pemain Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, bercerita betapa beratnya berpuasa di Swedia. Bahkan, dia mengaku baru berbuka puasa sekitar pukul 22:00 malam waktu setempat.

Eid memang memiliki paspor Palestina. Tapi pemain bernama lengkap Mahmoud Khair Mohammed Eid itu lahir di Nyokoping, Swedia. Dia jua memiliki rumah tinggal di sana.

Saat bulan Ramadan, dia jelas selalu menjalankan ibadah puasa. Mahmoud Eid bercerita ketika di Swedia, matahari tak pernah benar-benar tenggelam. Maka itu, dia terbiasa berpuasa sekitar 20 jam.

“Biasanya kami baru berbuka pukul 22.00. Makanya, Ramadan tahun ini lebih baik karena bisa berbuka lebih cepat. Tapi, saya kuat berpuasa di mana saja, tergantung dari diri kita sendiri,” ungkap Mahmoud Eid dikutip dari Jawa Pos.

instagram.com/officialpersebaya

Eid jelas berharap Liga 1 2020 bisa lanjut pada Juni mendatang. Sebab, pemain berusia 26 tahun itu tengah dalam performa apik setelah sukses mencetak dua assist dan satu gol dalam dua laga bersama Bajul Ijo.

“Di sini di Indonesia, gol pertama pertandingan sangat penting, jika Anda membuat gol pertama maka tim lawan maju dan pertahanan terbuka. Tapi kami harus banyak mengasah karena semua tim telah mengubah taktik ketika mereka bertemu kami dan sadar betapa berbahayanya serangan yang kami miliki,” bilang Eid ketika dwawancarai meia Swedia, SN.

The post Mahmoud Eid Baru Berbuka Puasa Jam 10 Malam di Negaranya appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Omid Nazari: Pemain Swedia di Liga Indonesia Punya Hal Spesial

Football5Star.com – Pemain Persib Bandung, Omid Nazari, menyebut pemain asal Swedia di Liga Indonesia punya hal spesial. Hal itu terbukti, dari tiga nama yang ada di Indonesia saat ini ada di posisi vital.

Ini adalah musim kedua bagi Omid Nazari di Indonesia setelah datang paruh musim 2019. Bersama Persib Bandung, dia mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, terutama ketatnya kompetisi.

Omid menyebut meskipun tak banyak yang tahu soal Liga Indonesia, tapi nyatanya kualitas tak jauh berbeda. Pemain asing, menurutnya sangat dituntut untuk bisa menjadi penentu apalagi kuota maksimal tiap klub hanya empat saja.

“Saya sangat senang tentang kesempatan untuk bermain di klub yang sangat besar, meskipun tidak banyak orang di Swedia mengetahuinya. Liga-liga di sini disusun sedemikian rupa sehingga klub-klub itu mungkin memiliki tiga orang asing, ditambah seorang pemain dengan paspor Asia lainnya,” ungkap Omid Nazari dikutip dari Sport Blade.

Punya paspor blasteran Swedia, Omid tak sendirian. Ada dua pemain lain yang sebenarnya punya keturunan Swedia di Liga Indonesia, yakni Brwa Nouri dan Mahmoud Eid.

“Pemain Swedia di Liga Indonesia punya hal spesial. Ya contohnya Nouri dan Eid meskipun mereka masing-masing memegang paspor Irak serta Palestina,” papar dia.

Eks pemain Ceres-Negros itu punya satu mimpi dalam kariernya, yakni kembali main untuk Malmo FF. Dia ingin membuktikan kalau dirinya sudah jauh lebih berpengalaman.

“Ketika saya masih muda, saya sangat berharap bisa jadi andalan Malmo FF. Menyenagkan untuk bisa membuktikan diri lagi di Allsvenskan. Tapi, saat ini masih terasa jauh,” pungkas Omid Nazari.

The post Omid Nazari: Pemain Swedia di Liga Indonesia Punya Hal Spesial appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.