LIB Harus Panggil Owner Klub Bukan Manajer untuk Bahas Kompetisi

Football5Star.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus memanggil pemilik klub bukan manajer untuk membahas masa depan kompetisi, seperti saat ini. Sebab, pemilik klub-lah yang nantinya akan dimintai tanggung jawab bila ada masalah seperti saat ini.

Seperti diketahui, belakangan memang kompetisi Indonesia masih belum menemui titik terang di tengah efek pandemi virus corona. Nah, LIB harus meminta pendapat para klub untuk menentukan langkah selanjutnya.

Akan tetapi nantinya kalau ada rapat-rapat, harus pemilik klub yang diundang bukan manajer. Hal tersebut yang disuarakan oleh Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Indra/F5S

“Sekarang waktunya yang bicara sama PT LIB itu owner jangan eksekutif atau manajer, owner yang punya tanggung jawab. Jangan sampai menyesal manajernya ngomong, nanti ownernya gak tahu repot,” ungkap Gede Widiade kepada wartawan.

Gede menambahkan kalau sebenarnya memang Owner yang berhak dalam membuat keputusan soal sikap dari klub. Tapi memang dalam perjalanannya, owner bisa menunjuk perwakilan tapi harus satu paham dalam keputusannya.

“Karena ini yang dituntut owner sama pemain, jangan nanti beri kuasa ke manajer tapi pada waktu ribut, lari kan kasihan. Untuk yang seperti ini putuskan mengundang owner untuk memberi masukan. Bisa saja nanti owner menunjuk kepada corporate secretary, GM, tapi tertulis, dan putusannya harus mencerminkan putusan klub, jangan sudah diputuskan ribut,” pungkas Gede.

The post LIB Harus Panggil Owner Klub Bukan Manajer untuk Bahas Kompetisi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

PSBB Bukan Lockdown, Liga 1 2020 Harusnya Tak Bisa Dihentikan

Football5Star.com – Pemerintah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebenarnya tak bisa menghentikan Liga 1 2020 karena bukan lockdown. Hal itu yang diutarakan oleh Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan dihentikan andai pemerintah melanjutkan status darurat bencana pada 29 Mei mendatang. Ada opsi lain yang kabarnya tengah digodok bila kompetisi akan tetap dilanjutkan, yakni format baru atau turnamen.

Presiden Persiba, Gede Widiade, menyebut kalau kompetisi sebenarnya tak bisa dihentikan karena tak ada hukum dari PSBB. Terkecuali pemerintah menerapkan lockdown yang bisa bikin PSSI menerapkan kondisi kahar untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 2020.

“Sebelum lanjut apa berhenti dilihat. Dasarnya hukum sama finansial. Hukum saja masih semilockdown PSBB kan tak bisa,” ungkap Gede Widiade kepada wartawan di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2020).

Indra/F5S

“Lalu finansial siapa yang mampu dalam keadaan seperti ini. LIB masih mampu enggak menyelesaikan keadaan seperti ini dengan subsidinya, sponsor, tiketing dan owner,” sambung eks Dirut Persija Jakarta itu.

Kondisi seperti ini jelas sangat susah karena PT IB juga sebagai operator akan sulit memenuhi pembayaran 100 persen, terlebih sponsor. Pemilik klub jua harus berpikir ekstra keras.

“Sekarang owner mana yang masih mampu, saya saja sudah engap-engapan. Seluruh usaha saya 99 persen tutup. Jadi, sekaeang waktunya yang bicara sama LIB itu owner jangan eksekutif, owner yang punya tanggung jawab. Jangan sampai menyesal manajernya ngomong, nanti ownernya gak tahu repot,” pungkas Gede.

The post PSBB Bukan Lockdown, Liga 1 2020 Harusnya Tak Bisa Dihentikan appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Ribut-Ribut Gaji 75 Persen, Legenda Persib Malah Belum Dibayar

Football5Star.com – Legenda Persib Bandung, Atep Rizal, ternyata belum menerima gaji sepeserpun dari klub Liga 2 2020, PSKC Cimahi di tengah ribut-ribut pemotongan 75 persen. Dia bersama tiga rekan lainnya disebut belum mendapatkan haknya untuk Maret.

Belakangan, pesepak bola Indonesia memang tengah meributkan soal keputusan PSSI yang membolehkan klub bayar gaji pemain 25 persen saja. Banyak pemain yang protes dan melaporkan ke Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).

Akan tetapi, Atep ternyata belum menerima sepeserpun gajinya untuk Maret. Dia menyebut kalau manajemen PSKC mengklaim kalau dirinya dan tiga pemain lain sudah menerima uang muka.

Republik Bobotoh

“Jadi sebagian pemain sudah dapat gaji 50% dari total gaji. Cuma yang sudah dapat DP gak digaji lagi. Contohnya yang sudah dapat DP saya, Siswanto, Tantan, dan Khokok (Roniarto),” ungkap Atep dikutip AyoBandung.

Atep mengaku sudah mempertanyakan hal itu kepada manajemen klub. Tapi sampai saat ini tak ada jawaban. Bahkan, dia mengaku sudah menelepon tapi tak diangkat, begitu pula melalui pesan instan.

“Karena yang lain dapat 50%, bulan Maret nanti dibayar lagi 50% cuma saya yang sudah dapat DP gak digaji saya ingin tanyakan kenapa seperti itu. Saya juga koordinasi dengan APPI kalau sebenarnya DP kesepakatan di luar gaji yang dibahas,” papar Atep.

“Kalau ditung-itung DP juga sudah cukup katanya buat gaji. Padahal aturan disepakati antara kontrak dan gaji beda, setahu saya beda, karena kesepakatan DP itu kontrak sekian saya minta DP sekian. Tapi susah dijelaskan karena di pihak manajemen gak ada yang konfirmasi. Dari pengalaman saya main gitu antara DP dan gaji beda,” tutup Legenda hidup Persib itu.

The post Ribut-Ribut Gaji 75 Persen, Legenda Persib Malah Belum Dibayar appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.