Mantan Pelatih Persija Sempat Dituding Berikan Doping kepada Pemain

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Persija yang saat ini membesut Borneo FC, Edson Tavares ternyata sempat terlibat insiden bubuk putih saat melatih di Vietnam.

Dikutip Football5star.com dari soha.vn, Senin (27/4/2020) Tavares yang pada 1994 melatih timnas Vietnam sempat dituding memberikan obat doping ke pemain.

Lucunya insiden tersebut karena kelalaian Edson juga yang mengatakan bahwa bubuk putih tersebut adalah doping.

@borneofc.id

“Tolong berikan obat itu kepada para pemain. Jika mereka bertanya, katakan saja itu doping,” kata Tavares kepada asisten pelatihnya saat itu.

Sang asisten yang berasal dari Vietnam itu awalnya mengira apa yang dikatakan Tavares adalah lelucon. Namun setelah mendapat bubuk putih itu para pemain Vietnam mulai menunjukkan perubahan permainan dan stamina.

Berulang kali ditanyakan oleh si asisten apa sebenarnya bubuk putih tersebut, Edson tetap pada jawaban pertamanya. “Katakan saja hal yang sama kepada para pemain,” ucapnya.

Kondisi ini pun membuat sejumlah pejabat di federasi sepak bola Vietnam, VFF melakukan intervensi dan menanyakan kebenaran bahwa bubuk putih itu adalah doping.

Tidak mendapat jawaban memuaskan, VFF akhirnya memutuskan untuk melarang para pemain memakan bubuk tersebut. Hal ini malah membuat Tavares berang.

Vietnam yang saat itu bermain di Piala Kemerdekaan 1994 pada akhirnya hanya mampu melangkah hingga babak semifinal. Hal ini membuat Tavares hengkang. Isu yang berkembang di Vietnam, pengunduran diri Tavares bukan karena kegagalan Vietnam tapi masalah pembaruan kontrak dan gaji.

Sebelum pulang ke Brasil, Tavares akhirnya mengatakan bahwa bubuk putih yang selama ini ia berikan ke pemain adalah vitamin C biasa. Vitamin C itu digunakan Tavares untuk pengobatan psikoaktif bagi para pemain Vietnam saat itu.

The post Mantan Pelatih Persija Sempat Dituding Berikan Doping kepada Pemain appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Jika Jacksen Tiago Suka Gigit Sedotan, Edson Tavares Doyan Emut Lolipop

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Persija asal Brasil Edson Tavares ternyata memiliki cerita menarik di perjalanan kariernya saat melatih di Cina. Cerita tersebut terkait hobinya mengemut permen lolipop.

Media Cina, sports.sina, Senin (27/4/2020) menyebutkan bahwa Edson saat melatih di Guangzhou Songri serta Sichuan Quanxing seperti seorang Marcelo Lippi dengan cerutunya.

“Seperti cerutu dan Lippi, permen lolipop selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari Tavares. Permen lolipop jadi memori yang diingat suporter kedua tim tentang Tavares,” tulis media Cina tersebut.

@borneofc.id

Aksi Tavares ini tentu tak jauh berbeda dengan pelatih asal Brasil lain, Jacksen F Tiago yang suka menggigit sedotan saat berada di pinggir lapangan.

Tavares bagi publik sepak bola Cina adalah pelatih yang keras. Ia bukan pelatih yang bisa diintervensi oleh siapapun saat berada di ruang ganti.

“Tavares sangat jijik dengan intervensi klub di ruang ganti. Saat melatih Songri ia pernah terlibat insiden dengan pengurus klub itu. Hal sama juga pernah ia alami saat melatih di Sichuan,”

Yang tak kalah menarik, pelatih Borneo FC ini saat melatih timnas Vietnam juga sempat dituding memberikan doping. Lucunya insiden tersebut karena kelalaian Edson juga yang mengatakan bahwa bubuk putih tersebut adalah doping.

“Tolong berikan obat itu kepada para pemain. Jika mereka bertanya, katakan saja itu doping,” kata Tavares kepada asisten pelatihnya saat itu.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Vietnam dan pulang ke Brasil, Edson Tavares akhirnya mengatakan bahwa bubuk putih yang selama ini ia berikan ke pemain adalah vitamin C biasa. Vitamin C itu digunakan Tavares untuk pengobatan psikoaktif bagi para pemain Vietnam saat itu.

The post Jika Jacksen Tiago Suka Gigit Sedotan, Edson Tavares Doyan Emut Lolipop appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.