Cerita Eks Barito Putera Bermain di Stadion “Neraka” Bagi Pesepak Bola

Football5star.com, Indonesia – Barito Putera pada Februari 2019 merekrut striker asal Brasil, Rafael Silva. Barito rekrut Rafel Silva dari klub Liga Cina, Dalian Transcendence. Bermain 28 kali dan mencetak 14 gol, kontrak pemain berusia 29 tahun ini tak diperpanjang Barito.

Pergi meninggalkan Barito, eks pemain Vasco da Gama ini melanjutkan kariernya di klub Liga Bolivia, Club Always Ready (CAR) pada musim ini. Tentu bukan perkara mudah bagi Rafael Silva beradaptasi dengan kompetisi di Bolivia.

Yang jadi kendala tentu saja soal lokasi stadion di Bolivia. Stadion di negara tersebut rata-rata memiliki ketinggian di atas rata-rata. Markas klub CAR yakni Stadion Municipal de El Alto saja berada di ketinggian 4500 meter di atas permukaan laut.

globo.com

Bolivia memang dikenal sebagai negara yang memiliki stadion bak neraka bagi pesepak bola dunia. Masalah ketinggian memang jadi proses adaptasi tersendiri bagi eks Barito Putera tersebut.

“Saya datang ke klub ini untuk bekerja dan meraih sesuatu bersama tim. Saya adalah pemain yang berdedikasi dan bekerja keras. Saya selalu mencoba untuk senang dan beradaptasi dengan kondisi di sini,” kata Rafael Silva seperti dikutip Football5star.com dari media Bolivia, Senin (4/5/2020).

“Bagi saya saat ini, rekan-rekan satu tim akan bisa membantu saya untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaik,” kata pemain yang juga sempat membela klub Brasil, Cruzeiro tersebut.

Karier di CAR

Berbekal 14 gol bersama Barito Putera, sejak awal kedatangannya, Rafael Silva memang diharapkan publik dan media Bolivia bisa berperan untuk tim CAR musim ini.

Meski saat ini bermain di klub CAR di Bolivia, Rafael Silva mengatakan bahwa dirinya masih berproses untuk menjadi striker yang baik. Ia pun mengingat saat dirinya jadi pujaan publik Vasco da Gama pada 2014-2015.

Salah satu momen yang ingat ialah saat diriya dilatih oleh eks pemain timnas Brasil, Joel Santana. Menurutnya Santana ialah pelatih yang membentuk karakternya di depan gawang lawan.

“Ia selalu mendidik saya dengan sangat keras. Saya pernah mengatakan kepadanya jika saya mencetak gol, saya ingin merayakannnya dengan berfoto selfie dengan dirinya dan hal itu bisa saya lakukan saat di Vasco,”

The post Cerita Eks Barito Putera Bermain di Stadion “Neraka” Bagi Pesepak Bola appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Aksi Religius Klub dan Suporter Liga Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola adalah bahasa universal. Sepak bola tak mengenal latar belakang budaya ataupun agama. Meski begitu agama tak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia termasuk dalam urusan sepak bola.

Publik Indonesia tentu masih ingat dengan selebrasi yang dilakukan tiga pemain Bali United, Yabes Roni, Ngurah Nanak dan Miftahul Hamdi pada 2017 lalu. Ketiganya merayakan gol Yabes Roni dengan berterima kasih kepada Tuhan, dengan keyakinan masing-masing.

Selebrasi ini bahkan sempat diangkat oleh salah satu media ternama Amerika Serikat, Washington Post. “Tiga pemain bola Indonesia menjadi simbol seperti apa dunia yang lebih damai, dengan selebrasi unik gol yang tertangkap kamera,”

Tidak hanya pemain Bali United yang melakukan aksi religius di lapangan sepak bola. Klub dan suporter Indonesia juga melakukan hal serupa. Berikut 5 aksi religius klub dan suporter Liga Indonesia.

Barito Putera

Pada perhelatan Liga 1 2019 tim Barito Putera memperkenalkan tim dengan acara religius. Bertempat di Stadion 17 Mei Banjarmasin, peluncurun tim Barito Putera kali ini dikemas dengan konsep religus.

Skuat Barito diperkenalkan dengan acara sholawat berjamaah yang dipimpin Habib Syech Abdul Qadir Assegaf dari Solo, serta ulama kharismatik lokal KH Zuhdiannoor (Guru Zuhdi).

Menurut Hasnuryadi Sulaiman, acara perkenalan pemain yang dibungkus dengan nuansa religius ini merupakan upaya agar Barito Putera bisa berkompetisi secara maksimal pada Liga 1 2018.

“Jadi, segala sesuatunya kita niatkan untuk ibadah. Kalau Barito menang, masyarakat senang, masyarakat bahagia. Nah kita niatkan itu sebagai ibadah dengan membahagiakan masyarakat Banua,” ujar Hasnur.

Arema FC

Pada Maret 2018 manajemen Arema FC memutuskan untuk pindah kantor. Manajemen tim berjukuk Singo Edan itu pindah ke kantor baru di alamat Jl Kertanegara, Kota Malang. Rencananya manajemen Arema melakukan acara khataman Al Quran dan tahlilan saat menempati kantor baru tersebut.

Yasinan dan Tahlilan 1 Tahun Almarhum Ahmad Kurniawan pic.twitter.com/qdGrbRMAo2— Arema FC (@AremafcOfficial) January 11, 2018

“Rencananya pada Selasa (6/3/2018) akan ada khataman Alquran dan tahlilan. Itu sebagai wujud syukur kami setelah akhirnya menempati kantor baru. Rencananya juga akan hadir anak-anak yatim untuk turut berdoa di kantor baru,” kata MO Arema, Sudarmaji.

Dua bulan sebelumnya, klub juga menggelar acara Yasinan dan tahlil untuk almarhum Ahmad Kurniawan. Acara ini digelar manajemen bersama dengan aremania dan para pewarta kota Malang.

Tiga tahun sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Malang ini juga sempat melakukan tahlilan jelang kompetisi 2015. Tahlilan dilakukan skuat Arema dipimpin oleh Ustad Qoyyum.

Bali United

Klub Bali United juga pernah menggelar aksi religius jelang bergulirnya Liga 1 2017. Dikutip dari halaman resmi klub, Bali United menggelar persembahyangan di Pura Ulun Danu, Batur dan Pura Besakih.

Keluarga besar Bali United baik yang beragama Hindu maupun non Hindu kompak menggunakan pakaian kemeja putih dengan bawahan kombinasi kamen dan saput. Tidak lupa juga mereka menggunakan udeng sebagai simbol di kepala.

baliutd.com

Kegiatan dimulai dengan melakukan persembahyangan di Pura Subak Parekan yang bertempat di area Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pura ini juga jadi tempat wajib para pemain Bali United yang beragama Hindu untuk melakukan persembahyangan sebelum menjalani pertandingan kandang.

Setelah itu, rombongan menuju Pura Ulun Danu, Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani. Cuaca sejuk di Pura Batur ditambah pemandangan Gunung Batur yang terletak tidak jauh dari lokasi persembahyangan benar-benar dinikmati para pemain Bali United. Sementara suasana persembahyangan pun berlangsung sangat hikmat.

Bonek

Pada malam Natal 2017 lalu, kelompok suporter Persebaya, Bonek seperti dikutip dari halaman emosijiwaku melakukan aksi religius dengan merayakan Natal bersama dua pemain Persebaya, Fandry Imbiri dan Nelson Alom.

“Kami dari Bonek Jayapura berkunjung ke rumah Fandry pada hari Natal ini,” kata Ofha, salah satu anggota Bonek Jayapura.

emosijiwaku

Setelah berkunjung ke rumah Fandry, malamnya Bonek Jayapura melanjutkan silaturahmi ke rumah Nelson Alom. Seperti dituturkan Ofha dan Resha, anggota Bonek Jayapura, kunjungan ini sebagai bentk silaturahmi dan menjaga persaudaraan dengan Bonek Jayapura.

“Setelah selesai kontrak dengan Persipura saya memang berniat ke Persebaya. Sangat antusias juga melihat perjuangan Bonek,” kata kakak dari Nerius Alom.

Jakmania

Pada ulang tahun ke-20 suporter Persija, Jakmania pada 2017 lalu aksi religus digelar dengan tajuk ‘The Jakmania Bersholawat di Monas’.

Acara ini dihadiri oleh orang nomor satu di Persija Jakarta saat itu, Gede Widiade, Stefano Cugurra Teco yang masih menjabat sebagai pelatih, serta sejumlah pemain utama Persija seperti Ismed Sofyan.

Tidak hanya mereka, salah satu pendiri Jakmania, Muhammad Gunawan Hendromartono atau yang akrab disapa Gugun Gondrong juga datang dalam acara ini. Ia duduk satu panggung bersama dengan para ulama yang diundang untuk menghadiri acara ini.

Jakmania juga menghadirkan tiga penceramah pada shalawatan di Monas ini. Mereka adalah Al Habib Abdullah Bin Ja’far Assegaf, Al Habib Ghasim Shami bin Ja’far Assegaf, dan Al Habib Fachri bin Idrus Jamalullail.

The post Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Aksi Religius Klub dan Suporter Liga Indonesia appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Indonesia Terapkan PSBB, Pemain Serbia Ini Merasa Tenang

Football5Star.com – Pemain asing Barito Putera, Danilo Sekulic, merasa tenang Indonesia, khususnya Banjarmasin menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab, saat ini dia dan keluarganya masih di Banjarmasin merasa tenang dengan hal itu.

Seperti diketahui, Banjarmasin jua iut menerapkan PSBB untuk memutus rantai penyebaran virus corona COVID-19. Di Kalimantan Selatan memang sudah terkonfirmasi ada 179 kasus, 9 meninggal dunia dan 23 sembuh dari virus tersebut.

Danilo Sekulic merasa hal ini harus dimaklumi oleh semua pihak. Apalagi, dia sempat merasa waswas karena memang tak bisa pulang ke Serbia akibat virus itu.

“Semuanya berjalan seperti biasa dan nyaman. Tidak ada masalah dan saya mendapatkan apa yang saya butuhkan,” ucap Sekulic dikutip laman resmi klub.

Sekulic menyebut kalau dirinya dan keluarga masih di Banjarmasin. “Semuanya terasa lebih nyaman karena mereka. Setiap hari saya bermain dengan anak, lalu berlatih di sore hari. Saya tidak sabar untuk kembali latihan dan memulai kompetisi lagi,” tambah dia.

Meski memang, hal ini sangat berat buat pemain 30 tahun tersebut. Apalagi dia harus tinggal jauh dari keluarganya di Serbia.

“Orang tua dan sanak saudara saya berada di sana. Mereka tidak dapat bekerja karena semuanya ditutup. Sehingga mereka tetap berada di rumah,” pungkas dia.

The post Indonesia Terapkan PSBB, Pemain Serbia Ini Merasa Tenang appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Pemain Barito Putera Cerita Diasuh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010

Football5Star.com – Pemain Barito Putera, Yashir Islame Pinto, mengaku pernah diasuh oleh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010. Kala itu dia termasuk dalam tim yang dibawa Bielsa ke turnamen itu meski tak masuk skuat.

Yashir Islame memang lahir di Santiago Cile. Tapi pada 2016 dia memutuskan untuk berganti kewarganegaraan dengan bergabung ke Palestina. Padahal, dia sempat dapat kesempatan di Cile.

Pada Piala Dunia 2010 contohnya. Dia menjadi salah satu dari tiga pemain muda yang dianggap berbakat Cile dibawa ke Afrika Selatan. Selain Yashir ada Felipe Gutierrez dan Ramses Bustos. Ketiganya tak masuk ke dalam skuat, tapi dibawa untuk pengalaman.

“Marcelo Bielsa (pelatih Cile kala itu) merupakan sosok yang hebat. Dia membawa timnas Cile bermain dengan level luar biasa. Sangat menyenangkan, Piala Dunia di Afrika Selatan semua masih saya ingat,” ungkap Yashir Islame dikutip Red Gol.

Sebenarnya kala itu ada keinginan besar buat Yashir Islame tampil di Piala Dunia. Pemain yang baru direkrut Barito Putera awal musim 2020 itu bahkan sempat berbincang dengan Claudio Bravo.

“Saya pergi untuk berbicara dengan Claudio Bravo karena kami memiliki hubungan yang baik. Kami lolos ke babak 16-besar, saya ingin main tapi mereka ingin saya lihat lalu akan memberi hadiah. Bagaimana mereka memberi kami hadiah jika kami tidak melakukan apa-apa,” tutup Yashir Islame.

Islame sendiri sebenarnya sempat masuk skuat Timnas Cile melawan Meksiko di Estadio Azteca, 16 Mei 2010. Dia juga bermain menggantikan Esteban Paredes yang cedera.

Saat membela Cile U-20, Yashir Islame jua memiliki 24 caps dan mengemas delapan gol. Tapi dia memilih untuk memperkuat Palestina pada karier seniornya. Sejauh ini dia sudah mengemas 7 gol dalam 19 caps bersama Palestina.

The post Pemain Barito Putera Cerita Diasuh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010 appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Meski Jadi Pemain Gagal, Eks AS Monaco Ingin Kembali ke Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Eks pemain AS Monaco asal Kolombia, Juan Pablo Pino mengakui bahwa dirinya berkeinginan bisa kembali bermain di Liga Indonesia. Pino sempat membela dua klub Indonesia, Arema dan Barito Putera.

“Saya memiliki dua musim di Indonesia, saya memiliki kesempatan untuk kembali tapi karena ada pandemi corona saya tidak dapat kembali,” kata Pino seperti dikutip Football5star.com dari depor, Minggu (26/4/2020).

bola

“Saya pikir saya bisa bermain di sana satu atau tiga tahun lagi, saya tinggal menunggu kondisi semua kembali normal dan kompetisi bisa kembali bergulir,” tambahnya.

Pino yang saat ini bermain di klub Kolombia, Cúcuta Deportivo mengatakan bahwa sebenarnya ia memiliki pilihan juga untuk bisa berkarier di Eropa.

“Saya punya pilihan untuk kembali ke kompetisi Eropa tetapi saya memutuskan untuk kembali bermain di kampung halaman. Saya rindu dengan keluarga, saya sudah punya dua anak,” ucap Pino.

Bergabung bersama Arema FC di Liga 1 2017 silam sebagai marquee player, Juan Pablo Pino hanya mampu mencetak tiga gol dalam 19 penampilan. Akhirnya ia pun didepak setelah kompetisi berakhir.

Namun Liga Indonesia tidak membuatnya putus asa. Sempat tak terdengar, Eks pemain AS Monaco itu diperkenalkan Barito Putera pada 28 April 2018.

Sayang penampilannya tidak menunjukkan kemanjuan. Pino tak memiliki dengan catatan nihil gol dalam sembilan laga. Statistik minor itulah yang membuatnya kemudian dilepas oleh manajemen Barito Putera.

The post Meski Jadi Pemain Gagal, Eks AS Monaco Ingin Kembali ke Indonesia appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Akun Eks Pemain Juventus Diserbu Suporter Barito Putera

Football5star.com, Indonesia – Akun Instagram eks pemain Juventus asal Brasil Douglas Packer ramai diserbu oleh para suporter klub Liga 1 2020, Barito Putera.

Hal ini lantaran Pecker yang pernah membela Barito pada 2017-18 memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada tim berjuluk Laskar Antasari tersebut.

View this post on Instagram Selamat ulang tahun yang ke-32 ! Happy anniversary and thanks for those two years together whit the Barito family! @psbaritoputeraofficial A post shared by Douglas Ricardo Packer (@douglaspacker) on Apr 21, 2020 at 10:05am PDT

“Selamat ulang tahun yang ke-32! Happy anniversary and thanks for those two years together whit the Barito family!” tulis Pecker di akun Instagramnya tersebut.

Ucapan selamat ulang tahun dari Pecker ini pun membuat para suporter Barito berterima kasih dan menginginkan agar Pecker bisa kembali memperkuat Barito.

“Thank’s my idola” tulis salah satu suporter Barito. Akun Instagram Barito pun turut berkomentar atas ucapan dari Pecker. “Obrigado craquèm,” tulis akun resmi Barito dalam bahasa Portugis yang berarti ‘terima kasih’

Pekcer yang berkarier di Juventus pada 2005 hingga 2007 tersebut bermain sebanyak 4 pertandingan. Ia kemudian sempat dipinjamkan ke Siena dan pada 2007, Juventus resmi melepasnya ke siena.

Sempat bermain untuk Pescara, Pecker kemudian kembali ke Brasil dan bermain untuk Botafogo. Pada 2017, ia bermain untuk Barito dan mencetak 18 gol sampai 2018.

Saat ini Pecker yang sudah berusia berusia 33 tahun bermain untuk klub kecul Brasil, Clube do Remo. Ia baru bermain sebanyak 1 kali karena kompetisi di Liga Brasil ditangguhkan karena pandemi corona.

The post Akun Eks Pemain Juventus Diserbu Suporter Barito Putera appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

CEO Barito Putera: Tidak Ada yang Ingin Situasi Seperti Ini!

Football5star.com, Indonesia – Tim Liga 1 2020 Barito Putera resmi melakukan pemotongan gaji periode Maret hingga Juni 2020 kepada pelatih, pemain dan ofisial. Semua pihak sepakat menjadikan Surat Keputusan (SK) PSSI No.48 tertanggal 27 Maret 2020 sebagai acuan.

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menjelaskan dalam keputusan PSSI tersebut antara lain ada klausa perihal opsi perubahan kontrak kerja yang sebelumnya sudah disepakati antara manajemen klub dengan pelatih, pemain dan ofisial.

psbarito

“Klub hanya diwajibkan membayarkan maksimal 25 persen dari nilai yang tertera di dalam kontrak kerja untuk periode Maret sampai dengan Juni,” kata Hasnuryadi seperti rilis yang diterima Football5star.com, Selasa (14/4/2020).

Menurut Hasnur, pemotongan gaji 75 persen bisa dimaklumi oleh pelatih, pemain dan ofisial. Hasnuryadi menambahkan situasi yang dihadapi saat ini sama-sama tidak diinginkan oleh semua pihak. Karenanya Hasnuryadi berharap, kondisi ini sekaligus menjadi ujian bagi keluarga besar Barito Putera untuk bertahan sekuat tenaga menghadapinya.

“Kami sadar sepenuhnya, situasi yang dialami kali ini memang teramat berat. Tidak ada yang ingin ini sampai terjadi. Tapi sekarang semua sudah dan sedang terjadi, entah sampai kapan akan berakhir, kita semua tidak ada yang bisa memastikannya.”

“Hanya dengan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan dibarengi semangat Kekeluargaan serta Kebersamaan yang diwariskan Almarhum Abah Haji Abdussamad Sulaiman HB, insya Allah Barito Putera tetap mampu bertahan.” ucap Hasnur.

Sementara itu pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman mengaku tidak mempersoalkan apabila dalam kondisi force majeure seperti ini manajemen mengurangi gaji personel tim.

Hal senada disampaikan pemain PS Barito Putera, yang diwakili Rizky Rizaldi Pora, kapten tim dan wakil kapten, Bayu Pradana. Keduanya mendukung penuh kebijakan yang ditempuh pihak manajemen klub.

The post CEO Barito Putera: Tidak Ada yang Ingin Situasi Seperti Ini! appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Isolasi di Papua Ala Gelandang Barito Putera

Football5star.com, Indonesia – Barito Putera memutuskan menambah masa libur latihan setelah keluarnya surat keputusan PSSI mengenai penghentian sementara Liga 1 dan Liga 2 hingga 29 Mei 2020. Selama libur, pemain diberikan kebebasan untuk kembali ke keluarga masing-masing.

Namun, pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman tetap mengimbau agar pemain melanjutkan program latihan individunya masing-masing. Hal itu agar fisik pemain tidak kedodoran pada saat kompetisi kembali bergulir nantinya.

Gelandang Barito Putera asal Papua Delfin Rumbino tetap menjalankan instruksi pelatih untuk menjaga kondisi tubuh. Kendati demikian, pemain asal kota Biak ini mengaku tidak kesulitan menyesuaikan diri.

“Aktivitas saya kebanyakan di rumah dan tidak ada kesulitan sama sekali. Latihan mandiri menjalankan program dari pelatih. Joging, push-up, sit-up dan latihan lainnya,” papar Delfin di situs Liga Indonesia.

ligaindonesia.id

Di sisi lain semenjak libur latihan diperpanjang, Delfin kerap menghabiskan waktu bersama anaknya serta sesekali belanja ke pasar untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya sudah berada di Biak semenjak tim diliburkan. Saat ini saya lebih banyak bermain sama anak serta sesekali belanja ke pasar untuk beli keperluan sehari-hari,” tambahnya.

Situasi di Biak masih relatif aman namun seluruh aktivitas pun harus terbatas. Pandemi corona membuat pelabuhan dan bandara di Biak harus ditutup.

“Kalau saat ini di Biak masih belum ada yang positif. Kemarin ada 2 orang yang dinyatakan ODP namun hasil tesnya negatif. Lockdown pun diberlakukan sehingga bandara dan pelabuhan di sini tidak beroperasi” ujar Delfin.

Delfin berharap, pandemi Corona ini cepat berlalu agar liga dapat bergulir kembali dan kita dapat beraktivitas dengan normal. “Harapan saya semoga virus ini cepat berlalu dan liga bisa bergulir kembali dan kita bisa beraktivitas normal lagi,” katanya.

The post Isolasi di Papua Ala Gelandang Barito Putera appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.