Laga Inter Vs Sabtu Ditunda Karena Virus Corona

Berita Bola – Pertandingan Serie A giornata ke-25 antara Inter Milan melawan Sampdoria akan ditunda setelah kemunculan virus Corona di Italia baru-baru ini, yang sebelumnya laga ini akan digelar di San Siro pada hari Senin (23/2). Demikian menurut laporan surat kabar ANSA.
Seperti diketahui, beberapa hari lalu ada laporan di Italia bahwa ada dua orang meninggal dunia karena virus corona dan belasan lainnya diklaim positif terkena virus tersebut. Dengan masalah tersebut, Giuseppe Conte selaku perdana menteri Italia, mengkonfirmasi bahwa pertandingan Serie A antara Inter melawan Sampdoria diundur dengan waktu yang belum ditentukan, sementara itu juga berlaku pada laga Hellas Verona-Cagliari dan Atalanta-Sassuolo.
Langkah tersebut dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran virus corona di Italia. Surat kabar ANSA juga menambahkan bahwa pertandingan Serie B yang dijadwalkan pada hari Minggu (23/2) antara Ascoli dan Cremonese juga ditunda dan hingga 88 pertandingan sepakbola amatir di Italia juga dibatalkan.
Di sisi lain, Inter Milan sekarang ini berada di posisi ke-3 dalam klasemen Serie A sejauh musim ini. Pasukan Antonio Conte yang mengumpulkan 54 poin dari 24 pertandingan di Serie A tertinggal 5 poin dari Lazio di posisi kedua dan 6 poin di bawah pemuncak klasemen, Juventus. Namun selisih tersebut bisa menjadi sangat sedikit bila Inter kalahkan Sampdoria.

Juventus Incar Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus

Berita Bola – Raksasa Serie A, Juventus, dilaporkan ingin menandatangani Gabriel Jesus dari Manchester City pada musim panas mendatang, di tengah masa depan yang tidak pasti dari bintang-bintang The Citizens.
Jesus didatangkan Manchester City dari Palmeiras pada awal 2017. Namun demikian bintang berusia 22 tahun itu belum mendapatkan tempat reguler di sektor penyerangan pasukanPep Guardiola yang diisi nama-nama seperti Sergio Aguero, Raheem Sterling, dan Riyad Mahrez.
Hal tersebut sering kali membuat Jesus dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain setiap kali pasar transfer dibuka. Akan tetapi penyerang asal Brasil itu tetap bertahan dengan Manchester City.
Namun demikian spekulasi kepindahan Jesus tidak berhenti, dan lebih lagi Manchester City sekarang ini dikenai sanksi larangan tampil dua musim di kompetisi Eropa oleh UEFA karena pelanggaran serius peraturan Financial Fair Play. Dengan kasus tersebut, masa depan bintang-bintang City telah diragukan dan itu termaksud Gabriel Jesus.
Dan kini menurut laporan dari The Sun, masa depan yang tidak pasti Jesus di Stadion Etihad membuat Juventus tertarik untuk membawanya ke Turin pada jendela transfer musim panas mendatang. Laporan itu mengatakan bahwa Si Nyonya Tua telah menyiapkan biaya transfer sekitar 70 juta Euro untuk membajak Gabriel Jesus.
Sebagai tambahan, Gabriel Jesus hanya memulai 48 permainan dari 90 penampilan di Liga Premier Inggris selama di Manchester City, yang membuat perpindahan ke Turin di musim panas kemungkinan bisa terjadi.

Dilirik Madrid dan Barcelona, Marotta Tegaskan Martinez ingin Tetap di Inter

Berita Bola – CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, menegaskan bahwa Lautaro Martinez ingin tetap bermain untuk Nerazzurri, di tengah minat kuat dari dua raksasa La Liga, Real Madrid dan Barcelona.
Martinez yang membintangi Inter Milan musim ini dengan catatan 16 golnya di semua ajang, terus dikaitkan dengan kepindahan ke La Liga, sementara ia juga menjadi target transfer Manchester United. Los Blancos pada posisi ini diklaim menjadi tim terdepan untuk dapatkan penyerang internasional Argentina itu, dengan Florentino Perez selaku presiden Madrid siap memicu klausul pelepasan Martinez.
Dan berbicara setelah kekalahan 2-1 Inter dari Lazio pada pertandingan Serie A hari Senin (17/2), Marotta mempertegas bahwa Lautaro Martinez sangat ingin tetap bersama Nerazzurri, meskipun ada minat dari Madrid dan Barcelona.
“Lautaro ingin tetap di Inter. Dia adalah anak yang sangat muda yang saya pikir sangat ingin mengenakan jersey yang mulia ini dan tumbuh secara profesional,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.
“Seperti yang selalu saya katakan, para pemain hanya meninggalkan Inter ketika mereka menunjuk ke pintu keluar itu. Rumor hanya rumor, dia tetap ingin menggunakan jeysey ini bersama kami,” jelasnya.

Vieri: Duet Lukaku dan Lautaro Martinez Hanya Bisa Disaingi Neymar-Mbappe

Berita Bola – Mantan bintang Inter Milan, Christian Vieri, percaya bahwa hanya duet Neymar, Kylian Mbappe dan Mauro Icardi dari Paris Saint-Germai yang dapat bersaing dengan duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.
Nerazzurri untuk sementara ini berada di puncak klasemen Serie A musim ini dengan keunggulan gol atas Juventus. Pencapaian itu tidk luput dari kegemilangan duet penyerang Inter yaitu Lukaku yang mencatatkan 17 gol dan Lautaro Martinez yang mengkoleksi 11 gol.
Berbicara tentang itu, Vieri mengklaim bahwa hanya penyerang-penyerang PSG yang bisa menyaingi duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez di Inter Milan sejauh musim ini.
“Duet Lukaku dan Lautaro Martinez menjamin Inter saat ini dan masa depan sebagai klub top,” kata Vieri kepada La Gazzetta dello Sport. “Mereka berada di antara tiga-empat duet terbaik di dunia, jadi mengingat usia dan prospek mereka, hanya PSG yang dapat bersaing karena mereka memiliki Kylian Mbappe, Neymar dan Mauro Icardi.”
“Cristiano Ronaldo? Dia termasuk dalam kategori lain, dia milik dunia yang berbeda. Dia binatang buas, selalu lapar, disandingkan dengan kualitas dan teknik yang mengesankan.
“Lukaku adalah penyerang tengah yang murni, menghancurkan, kuat secara fisik. Ia bertarung, menjaga bola, membantu rekan setimnya. Conte telah membantu Lukaku mencapai puncak fisiknya. Immobile juga membuat sakit kepala para pemain bertahan. Dia tidak pernah berhenti bergerak dan sangat sulit untuk ditandai.
“Dia lebih dari striker yang tidak biasa, tetapi masih mematikan di depan gawang, bahkan dengan semua pekerjaan itu. Saya menghormatinya, dia tidak pernah berhenti bekerja. Namun untuk kemitraan, Lukaku-Lautaro sangat baik,” jelasnya.

Sarri Tanggapi Pernyataan Klopp Soal Tim Favorit di UCL

Sumberbola – Maurizio Sarri memberikan tanggapan tentang pernyataan Jurgen Klopp yang mengatakan bahwa Juventus menjadi tim favorit untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.
Liverpool juga menjadi tim yang favorit untuk memenangkan gelar Liga Champions pada musim ini, usai mereka tampil mengesankan di kompetisi Liga Premier Inggris. Namun, Klopp justru memilih Juventus untuk menjadi tim favorit untuk memenangkan Liga Champions musim ini,
Menanggapi hal itu, Sarri mengatakan bahwa Klopp memilih Juventus karena ingin mengurangi tekanan kepada Liverpool di kompetisi Liga Champions. “Jurgen juga mengatakan bahwa dia tidak terlalu banyak menonton sepakbola Italia, jadi itu menjelaskan kebingungannya!” Sarri mengatakan pada konferensi pers menjelang pertandingan Juve dengan Brescia.
“Jurgen adalah salah satu orang paling cerdas dan terlucu yang pernah saya kenal dan apa yang dia lakukan di sini adalah melepaskan beban menjadi favorit untuk Liga Champions.
“Sudah jelas sejak awal bahwa ini akan menjadi jenis musim yang berbeda. Saya pikir itu memotivasi untuk berada dalam perburuan gelar sampai akhir, jadi saya merasa kita harus mengatasi situasi ini.
“Tidak ada pertandingan tunggal yang menentukan. Kami hanya harus fokus pada diri sendiri dan mengambil poin sebanyak mungkin,” tutupnya.

Conte: Gara-Gara Derby Della Madonnina, Inter Kalah dari Napoli

Liga Italia – Raksasa Serie A, Inter Milan, gagal memenangkan laga leg pertama babak semi-final Coppa Italia, Kamis (13/2) dini hari tadi. Sang pelatih, Antonio Conte, mengatakan bahwa kekalahan dari Napoli ini adalah dampak dari laga Derby Della Madonnina.
Pada Senin (10/2) kemarin, Inter menghadapi AC Milan di San Siro untuk melakoni Giornata ke-23 Serie A Musim ini. Dalam duel panas tersebut, pasukan Conte berjuang mati-matian hingga memenangkan pertandingan dengan skor 4-2.
Setelah itu, Nerazzurri harus dihadapkan dengan pertandingan penting lainnya pada pertengahan pekan ini. Inter berhadapan dengan Napoli untuk melakoni laga leg pertama babak semi-final Coppa Italia musim ini. Tim asuhan Conte itu tampak dominan dalam laga yang berlangsung di markasnya sendiri. Sayangnya, mereka harus rela menelan kekalahan dengan skor tipis 0-1.
Usai pertandingan, Conte menjelaskan alasan utama mengapa Inter Milan bisa menelan hasil negatif melawan Napoli. Ia mengatakan bahwa tenaga pemainnya terkuras setelah menjalani laga kontra AC Milan. Namun selain itu, sang pelatih juga mengakui bahwa Napoli adalah tim yang sulit dihadapi.
“Derby kemarin telah menguras banyak energi, baik secara fisik dan terutama dari segi psikologis Saya membuat lima perubahan dari hari Minggu (Senin dini hari WIB) untuk memasukkan beberapa tenaga baru,” kata Conte seperti dikutip Football Italia.
“Napoli mengalahkan Juventus, Lazio dan Liverpool pada musim ini, jadi itu artinya mereka memiliki kualitas bagus di sana. Saya berkata, setelah Juventus, Napoli memiliki skuat yang paling impresif di Serie A,” tandasnya.

Diminati Juventus, Bologna Hanya Lepas Orsolini dengan Transfer 70 Juta Euro

Berita Bola – Direktur olahraga Bologna, Walter Sabatini, telah membanderol Riccardo Orsolini dengan biaya transfer 70 juta Euro, di tengah minat yang kuat dari Juventus.
Penyerang berusia 23 tahun itu bergabung dengan Bologna dari Juventus pada 2018 dalam kesepakatan pinjaman, sebelum pada akhirnya diboyong secara permainen dalam transfer sekitar 15 juta Euro musim panas lalu. Dan sejauh musim ini Orsolini tampil cukup gemilang untuk Bologna dengan catatan 7 gol serta 4 assist-nya di Serie A.
Menurut laporan akhir-akhir ini Si Nyonya Tua tertarik untuk membawa Orsolini kembali ke Turin pada musim panas mendatang. Namun nampaknya keinginan Juventus akan sulit karena Bologna mematok harga 70 juta Euro untuk bintang asal Italia itu.
“Saya memberi Orsolini nilai tidak kurang dari 70 juta [Euro],” kata Sabatini kepada Etv. “Saya ulangi bahwa dia tidak akan pergi. Dia juga diikuti oleh tim nasional seperti banyak lainnya dan saya pikir kabar baik akan datang ke Coverciano [markas Italia].
“Saya harap dia bisa pergi ke Kejuaraan Eropa, tetapi [pelatih Italia Roberto] Mancini tidak membutuhkan saran saya. Saya hanya berharap itu,” jelasnya.

Conte: Perebutan Gelar Serie A Tergantung pada Juventus

Sumberbola – Antonio Conte mengatakan bahwa perburuan gelar pada musim ini di kompetisi Serie A tergantung pada Juventus.
Inter Milan berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-2 saat menghadapi AC Milan di San Siro. Dalam laga tersebut, Inter sebenarnya kebobolan dua gol terlebih dahulu. Namun, mereka pada akhirnya sukses membalikkan keadaan dan berhasil meraih poin penuh.
Kemenangan ini membuat Inter Milan kembali lagi ke posisi teratas klasemen sementara Serie A musim ini. Mereka hanya terpaut gol saja dengan Juventus yang berada di posisi kedua klasemen sementara.
Mengenai perburuan gelar Serie A musim ini, Conte menilai bahwa semua itu tergantung pada Juventus. “Ini adalah mimpi bagi kami, juga bagi Lazio. Bisa seperti itu juga bagi Atalanta atau Roma,” kata pelatih kepala Inter dalam konferensi pers.
“Kami berbicara tentang kejuaraan yang didominasi oleh satu tim selama bertahun-tahun yang sepenuhnya layak untuk dimenangkan.
Conte menambahkan: “Semuanya akan tergantung pada Juventus. Saya telah mendengar juga beberapa pemain Juventus mengatakan demikian. Pada saat yang sama, kita harus siap.”
Sementara itu, Inter Milan akan menghadapi Napoli dalam laga semifinal Piala Italia musim ini, Kamis (13/2) dini hari WIB.

Juventus Pertimbangkan Jual Aaron Ramsey?

Liga Italia – Raksasa Serie A, Juventus, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah untuk menjual gelandang mereka, Aaron Ramsey, pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Seperti diketahui, Ramsey bergabung bersama Juventus pada musim panas tahun lalu dengan status bebas transfer, setelah ia memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya bersama Arsenal. Gelandang berusia 29 tahun itu memang telah menjelma sebagai salah satu gelandang andalan di London Utara. Namun, ia kesulitan untuk beradaptasi di Turin.
Sejauh ini, Ramsey baru bermain sebanyak 18 kali untuk Juventus di semua ajang kompetisi. Dari 18 kali laga itu, ia lebih sering tampil sebagai pemain cadangan daripada starter. Pemain berusia 29 tahun itu pun juga baru mencetak 2 gol di semua ajang kompetisi.
Dari situasi ini, Sportsmole mengklaim bahwa Juventus kurang puas dengan kontribusi yang diberikan Ramsey. Alhasil, raksasa Serie A itu memilih untuk menjual sang pemain pada bursa transfer musim panas yang akan datang.
Penjualan Ramsey ini sendiri dinilai bakal menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Pasalnhya, mereka mendatangkan pemain internasional Wales itu dengan status bebas transfer alias gratis pada musim panas kemarin. Saat ini, klub yang dilaporkan tertarik untuk menampung jasa Ramsey adalah Manchester United, Chelsea, dan beberapa klub top Liga Premier Inggris lainnya.

Maurizio Sarri Minta Juventus Tidak Lengah

Sumberbola – Maurizio Sarri memperingatkan Juventus untuk tidak lengah. Peringatan ini dinyatakan oleh Sarri setelah Si Nyonya Tua menelan kekalahan saat menghadapi Hellas Verona dalam laga lanjutan Serie A musim ini tadi malam.
Juventus terpaksa harus menelan kekalahan dengan skor 2-1 saat melawan Hellas Verona. Jika Inter Milan menang saat menghadapi AC Milan, maka mereka hanya terpaut satu poin saja. Lantas, Sarri memperingatkan timnya untuk tidak lengah lagi.
“Tim ini telah terbiasa menang dengan nyaman selama beberapa tahun terakhir dan kami perlu memasukkannya ke dalam kepala kami bahwa kami tidak mampu membuang poin,” kata Sarri kepada DAZN.
“Mudah-mudahan kita akan belajar pelajarannya, karena kita sudah membicarakannya cukup lama. Ini sulit, karena tim berlatih dengan baik tetapi kemudian tidak dapat mencapai potensi penuhnya selama pertandingan. Kita harus menemukan resolusi untuk ini .
“Pikiran adalah yang paling penting. Jika itu tidak terlibat maka kamu tidak akan berada di sasaran secara taktis. Demikian pula, jika pikiran kamu juga tidak 100 persen terlibat, maka hal-hal fisik tidak akan mengikuti juga.
“Kita perlu menyadari bahwa kemenangan tidak dapat diterima begitu saja. Kita harus bekerja lebih keras, menjadi kotor ketika kita perlu dan tidak bersantai.
“Verona pantas mendapat pujian luar biasa selama 30 menit pertama, tetapi kami pantas disalahkan selama setengah jam terakhir. Mereka menunjukkan intensitas yang hebat – kami tidak, sesederhana itu,” tutupnya.