CEO Arema FC: Kami Siap Dihukum 10 Tahun Bila Perlu

Football5star.com, Indonesia – Arema FC resmi dikenai sanksi oleh Komdis PSSI terkait ricuh di laga kontra Persebaya. Kala itu, di Stadion Kanjuruhan, Aremania menyerbu turun ke lapangan di akhir babak kedua dan menimbulkan kericuhan. Selain itu, di jeda babak pertama juga ada Aremania yang turun ke lapangan dan melakukan intimidasi kepada penggawa Bajul Ijo.
Terkait insiden-insiden tersebut, Komdis berikan sanksi tegas. Arema FC dilarang main tanpa penonton di laga kandang sampai akhir musim Liga 1 2018. Selain itu, di laga tandang pun Singo Edan harus rela main tanpa didukung Aremania. Denda uang juga tak luput diberikan yakni senlai Rp 100.000.000. Dua Aremania, Yuli Sumpil dan Fandy, juga diberi larangan untuk menonton ke seluruh stadion di Indonesia.

Buka suara terkait hal ini, CEO Arema, Iwan Budianto, menerima dengan lapang dada keputusan ini. Baginya, itu merupakan cara klubnya agar suporter semakin dewasa ke depannya.
“Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema FC ikhlas jika harus dihukum 10 tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya. Asal, itu mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia. Kami siap menjadi martir perubahan kebaikan dalam sepak bola Indonesia,” kata Iwan Budianto dalam rilis resmi klub berjuluk Singo Edan itu.
Iwan juga menambahkan bahwa sanksi ini bisa berpengaruh kepada keuangan klub dan nasib karyawan Singo Edan.
“Tidak hanya bagi klub yang kehilangan dukungan dari Aremania di saat posisi Arema FC di klasemen masih berada di posisi yg mengkhawatirkan. Klub juga kehilangan pendapatan, tentu akan berpengaruh terhadap operasional kelangsungan hidupnya. Tidak hanya pemain dan ofisial, tapi nasib karyawan juga akan terdampak,” tutup Iwan Budianto.

More News on Liga Indonesia

.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#0a9e01}.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#0a9e01 !important}.bscb-51870.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#0a9e01}.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-51870.bscb-51870 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#0a9e01 !important}.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item:hover .title a,.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item .rating-stars span:before{color:#0a9e01 !important}.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item .rating-bar span,.bscb-51870.bscb-51870 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-51870.bscb-51870.better-newsticker .heading{background-color:#0a9e01 !important}.bscb-51870.bscb-51870.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#0a9e01 !important}.bscb-51870 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-51870 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#0a9e01 !important;border-color:#0a9e01 !important;color:#fff !important}.bscb-51870 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#0a9e01 !important}.bscb-51870.bscb-51870.bscb-51870.bscb-51870 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-51870.bscb-51870 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#0a9e01 !important;color:#fff !important}

Supardi: Persib Nikmati Alam Papua

Djanur Siapkan Rencana Hadapi Penyerang Tangguh Borneo

Persib Dipastikan Jamu Persebaya di Bali

The post CEO Arema FC: Kami Siap Dihukum 10 Tahun Bila Perlu appeared first on Football5star Berita Bola.